Selasa, 20 Oktober 2026
Advertorial

Inovasi Pertamina di Tuban, Limbah Pertanian Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Laporan oleh Tim Redaksi
Bagikan
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Fuel Terminal (FT) Tuban mengintegrasikan pertanian berkelanjutan dan pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomi melalui inovasi sosial Kang Ebit: SIMPEL (Sistem Pertanian Terintegrasi Pengelolaan Limbah) di Desa Kapu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Foto: Pertamina Patra Niaga

Mereka mengelola lahan seluas 3,5 hektare dengan frekuensi panen yang meningkat dari sebelumnya 1–2 kali menjadi 3–4 kali dalam setahun.

25 petani Kelompok Tani Boro Tani Makmur yang mengelola lahan seluas 3,5 hektare berhasil meningkatkan frekuensi panen dari 1–2 kali menjadi 3–4 kali per tahun. Omzet petani juga naik 76 persen, dari rata-rata Rp850 ribu menjadi Rp1,5 juta per bulan. Foto: Pertamina Patra Niaga

Peningkatan produktivitas tersebut turut mendongkrak omzet petani sebesar 76 persen, dari rata-rata Rp850 ribu menjadi Rp1,5 juta per bulan.

Optimalisasi sumber air dan penerapan sistem pertanian yang lebih efisien menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan usaha tani masyarakat setempat.

Tak hanya meningkatkan hasil pertanian, Kang Ebit: SIMPEL juga mendorong pemanfaatan limbah agar tidak berakhir sebagai sampah yang berpotensi mencemari lingkungan.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Selasa, 20 Oktober 2026
29o
Kurs