Mereka mengelola lahan seluas 3,5 hektare dengan frekuensi panen yang meningkat dari sebelumnya 1–2 kali menjadi 3–4 kali dalam setahun.

Peningkatan produktivitas tersebut turut mendongkrak omzet petani sebesar 76 persen, dari rata-rata Rp850 ribu menjadi Rp1,5 juta per bulan.
Optimalisasi sumber air dan penerapan sistem pertanian yang lebih efisien menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan usaha tani masyarakat setempat.
Tak hanya meningkatkan hasil pertanian, Kang Ebit: SIMPEL juga mendorong pemanfaatan limbah agar tidak berakhir sebagai sampah yang berpotensi mencemari lingkungan.
NOW ON AIR SSFM 100

