
Manfaat program juga dirasakan masyarakat Desa Kapu. Ibnu Fajar, generasi penerus local hero program, mengatakan inovasi tersebut membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan membuka peluang pemanfaatan limbah panen yang sebelumnya belum memiliki nilai ekonomi.
“Melalui program Kang Ebit: SIMPEL, kami merasakan manfaat nyata bagi masyarakat. Produktivitas pertanian meningkat, sementara limbah hasil panen yang sebelumnya tidak termanfaatkan kini memiliki nilai ekonomi. Kami berharap program ini terus berkembang sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong potensi Desa Kapu agar semakin dikenal luas,” ujar Ibnu.
Ahad Rahedi Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menambahkan, Kang Ebit: SIMPEL merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat.
Program ini mengedepankan inovasi yang memanfaatkan potensi lokal untuk menghasilkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
“Melalui Kang Ebit: SIMPEL, kami berkomitmen mendorong kemandirian masyarakat melalui inovasi berbasis potensi lokal yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” kata Ahad. (adv/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

