Hingga saat ini, program tersebut telah mengolah 205 ton limbah pertanian menjadi berbagai produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Melalui teknologi pembakaran tertutup dengan sistem kondensasi, limbah pertanian diolah menjadi asap cair yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida organik serta biochar untuk pupuk organik.
Pengolahan ini berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 44,3 ton karbon dioksida ekuivalen (CO₂e) per tahun.

Limbah pertanian juga dimanfaatkan sebagai bahan baku briket. Proses produksinya didukung Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk meningkatkan pemanfaatan energi bersih.
NOW ON AIR SSFM 100

