“Biaya bisa dihitung, tetapi ketidakpastian jauh lebih sulit dihitung oleh investor. Karena itu, kepastian menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan investasi,” ujarnya.
Adik menjelaskan, proses investasi perlu melewati beberapa tahapan. Setelah potensi proyek teridentifikasi, harus tersedia kesiapan berupa lahan, infrastruktur, utilitas dan perizinan.
Tahap tersebut kemudian dilanjutkan dengan komitmen modal dan mitra, sebelum masuk ke pembangunan, perekrutan tenaga kerja dan operasional.
Jika proyek sudah berjalan, investasi diharapkan berkembang melalui penguatan pemasok, ekspor hingga reinvestasi.
Karena itu, proyek yang ditawarkan kepada calon investor harus dilengkapi informasi yang memungkinkan proses due diligence dilakukan secara cepat. Data tersebut antara lain lokasi dan status lahan, perizinan, kebutuhan investasi, jadwal proyek, pasar, proyeksi pendapatan dan biaya, hingga pembagian risiko dan pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek.

NOW ON AIR SSFM 100

