Banyuwangi Disebut Menjadi Contoh Keberhasilan Pengembangan Pariwisata Indonesia
Minggu, 26 Juli 2026 | 15:20 WIB
Kawasan wisata Gunung Bromo. Foto: Pesona Indonesia
Anggaran ini akan digunakan untuk mendukung pencapaian indikator kinerja utama sekaligus menangani sejumlah isu strategis pembangunan pariwisata.
Salah satu fokusnya adalah memperkuat program yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.
Alokasi anggaran Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur meningkat dari Rp39,43 miliar pada 2026 menjadi Rp48,54 miliar pada 2027.
Sementara itu, anggaran Deputi Bidang Industri dan Investasi naik dari Rp21,69 miliar menjadi Rp26,33 miliar.
Anggaran Tugas Pembantuan juga meningkat dari Rp17,86 miliar menjadi Rp19,76 miliar untuk mendukung pemerataan pembangunan pariwisata di seluruh provinsi.