Keberhasilan tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pelayaran global terhadap keandalan operasional, produktivitas terminal, serta kualitas layanan yang diberikan Terminal Teluk Lamong.
Selain TPK Teluk Lamong, kinerja positif juga ditunjukkan Terminal Petikemas Nilam yang membukukan throughput sebesar 221.807 TEUs atau naik 20 persen dibandingkan 184.099 TEUs pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, Terminal Petikemas Berlian mencatat throughput sebesar 534.767 TEUs atau meningkat 1 persen dibandingkan realisasi Januari–Mei 2025 yang mencapai 528.970 TEUs.
Pertumbuhan di TPK Berlian didominasi peningkatan distribusi petikemas domestik menuju berbagai wilayah Indonesia bagian timur. Kondisi ini menunjukkan semakin kuatnya konektivitas logistik nasional melalui pelabuhan di Jawa Timur.

NOW ON AIR SSFM 100

