Kamis, 4 Juni 2026

Purbaya: Kondisi Fiskal Indonesia Tetap Kuat di Tengah Pelemahan Rupiah

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan saat konferensi pers terkait persiapan pperasional PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) di Jakarta, Minggu (31/5/2026). Foto: Humas Kemenkeu

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan kondisi fiskal masih bagus di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang sudah menembus Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Purbaya Yudhi Sadewa Menkeu mengatakan defisit fiskal dalam lima bulan belakangan, atau sampai Mei 2026 hanya mencapai 0,7 persen dari produk domestik bruto (PDB).

“Di bulan Mei, defisitnya naik sedikit dibanding April ke 0,7 persen. Tapi kalau itu kan lima bulan, yang itu kan empat bulan. Kalau kita hitung 12 per lima kali 0,7, kasarannya ya antara 1,8 persen ke PDB rasio defisitnya. Jadi kalau hitungan kasar sampai itu aman. Tapi kan nanti tidak seperti itu, akan bervariasi dari bulan ke bulan,” kata Purbaya di kompleks DPR RI, Kamis (4/6/2026).

Purbaya berjanji besok akan menyelenggarakan Konferensi Pers Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) KiTa, dan menjelaskan soal kondisi fiskal yang diklaim masih bagus tersebut.

“Cuma dari sampai sekarang masih aman, karena income kita tumbuhnya di atas perkiraan banyak orangnya,” katanya.

Sebelumnya Menkeu mengatakan amannya kondisi keuangan negara didorong peningkatan pendapatan pajak yang diklaim signifikan. Ia juga tegas menyatakan, pemerintah bijak dalam menggunakan anggaran negara.

“Jadi kalau ada isu pemerintah kebijakannya ngawur, fiskalnya ugal-ugalan, tidak begitu. Kita makin bagus. Nanti saya kasih tahu di APBN Kita. Saya kasih lihat gambar satu persatu seperti apa,” pungkasnya.(lea/bil/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Kubah Masjid Ghamamah

Surabaya
Kamis, 4 Juni 2026
32o
Kurs