Rabu, 15 Juli 2026

Purbaya Pastikan Anggaran Pendidikan Tetap Dijaga 20 Persen APBN, Realisasi Terus Digenjot

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan RI. Foto : Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempertahankan alokasi anggaran pendidikan sesuai amanat konstitusi, yakni minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Komitmen tersebut ditegaskan Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan saat menyampaikan tanggapan pemerintah atas pandangan fraksi-fraksi DPR mengenai Rancangan Undang-Undang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025.

Dalam Rapat Paripurna DPR ke-25 Masa Sidang 2025–2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026), Purbaya mengatakan, pemerintah memahami perhatian sejumlah fraksi terkait pelaksanaan mandatory spending, khususnya anggaran pendidikan.

“Menanggapi pandangan Fraksi PDIP, Fraksi Partai Gerindra, dan Fraksi PKS mengenai pelaksanaan mandatory spending, pemerintah menyatakan bahwa sesuai dengan amanat Undang-Undang RI Tahun 1945, negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN serta dari APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen tersebut telah menjadi bagian dari kebijakan APBN setiap tahun. Dana itu disalurkan melalui tiga instrumen utama, yaitu belanja pemerintah pusat, transfer ke pemerintah daerah, serta pembiayaan pendidikan.

“Untuk melaksanakan amanah tersebut, anggaran pendidikan setiap tahunnya ditetapkan dalam undang-undang tentang APBN sebesar 20 persen yang terbagi dalam tiga pilar belanja, yaitu belanja pemerintah pusat, transfer ke daerah, dan pembiayaan pendidikan,” kata Purbaya.

Selain memastikan besaran anggaran tetap terjaga, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kualitas penyerapan belanja pendidikan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Menurut Purbaya, upaya tersebut tercermin dari tren realisasi anggaran pendidikan yang terus menunjukkan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Dari tahun ke tahun, pemerintah berkomitmen untuk mengoptimalkan realisasi anggaran pendidikan. Hal ini tercermin dari peningkatan persentase realisasi anggaran pendidikan,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, pada 2025 realisasi anggaran pendidikan mencapai 19,1 persen dari total realisasi belanja negara. Pemerintah berharap capaian tersebut dapat meningkat pada 2026 seiring optimalisasi pelaksanaan program-program pendidikan.

“Realisasi anggaran pendidikan terus meningkat dari tahun ke tahun, pada tahun 2025 mencapai 19,1 persen dari realisasi belanja negara, dan tahun 2026 diharapkan lebih optimal dan semakin membaik,” pungkas Purbaya. (faz/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 15 Juli 2026
30o
Kurs