Data CME FedWatch menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan Oktober berada di sekitar 24 persen. Angka tersebut turun signifikan dibandingkan sekitar 71 persen pada pekan sebelumnya.
Di sisi domestik, pasar juga menantikan data cadangan devisa Indonesia. Cadangan devisa diperkirakan turun dari 146,5 miliar dolar AS pada akhir Agustus 2026 menjadi sekitar 144 miliar dolar AS.
Menurut Lukman, pergerakan indeks dolar AS turut memberikan ruang bagi rupiah untuk menguat.
“Indeks dolar AS sendiri terpantau terkoreksi oleh rebound pada Euro,” ujarnya.
Dengan mencermati sentimen global dan domestik tersebut, Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah bergerak dalam rentang Rp17.850 hingga Rp17.950 per dolar AS pada perdagangan Rabu. (ant/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

