Selasa, 4 Agustus 2026

Rupiah Melemah ke Rp18.027 per Dolar AS, Defisit Neraca Perdagangan Jadi Sentimen Utama

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Kurs rupiah melemah. Foto: suarasurabaya.net

Kondisi tersebut terjadi karena nilai ekspor migas hanya mencapai 5,46 miliar dolar AS, sedangkan impor mencapai 25,91 miliar dolar AS pada Juni 2026. Komoditas hasil minyak dan minyak mentah menjadi penyumbang utama defisit tersebut.

Selain itu, pasar juga mencermati penurunan posisi cadangan devisa Indonesia.

Pada akhir Juli 2026, cadangan devisa tercatat sebesar 145 miliar dolar AS, turun dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang mencapai 156,5 miliar dolar AS.

Penurunan tersebut dipengaruhi kebutuhan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Ibrahim menilai pelaku pasar masih bersikap hati-hati menjelang rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kuartal II 2026 yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (5/8/2026).

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 4 Agustus 2026
28o
Kurs