Rabu, 23 September 2026

Rupiah Menguat 27 Poin pada Pertemuan RDG Hari Ini

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di pusat sebuah bank di Jakarta. Foto: Antara Ilustrasi - Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di pusat sebuah bank di Jakarta. Foto: Antara

Meskipun kondisi pasar tenaga kerja AS relatif tetap kuat, The Fed menunjukkan kenaikan suku bunga lebih lanjut masih dapat menjadi opsi pada tahun ini.

Secara umum, tekanan global terutama datang dari kombinasi kebijakan tegas The Fed yang lebih hawkish, penguatan dolar AS, ketidakpastian geopolitik, dan harga minyak yang tinggi.

Rully menilai, BI pada hari ini akan menunjukkan sikap hawkish untuk menjaga stabilitas rupiah melalui perluasan instrumen seperti Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), pasar valas spot, hingga derivatif Non-Deliverable Forward (NDF) dan swap.

“Dari global, harga minyak menunjukkan tren penurunan mendorong penurunan indeks dolar dan yield obligasi pemerintah AS,” ungkapnya.(ant/fia/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 23 September 2026
31o
Kurs