Jumat, 14 Agustus 2026

Rupiah Menguat ke Rp17.873 Per Dolar AS, Pasar Menanti Pidato Prabowo

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Prabowo Subianto Presiden RI menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI di kompleks Senayan, Jumat (14/8/2026). Foto: Tangkapan Layar Youtube Setpres

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat empat poin atau 0,02 persen menjadi Rp17.873 per dolar AS, pada Jumat (14/8/2026) pagi. Sebelumnya, rupiah ditutup di level Rp17.877 per dolar AS, pada Kamis (13/8/2026) sore.

Josua Pardede Chief Economist Permata Bank mengatakan, penguatan rupiah salah satunya dipengaruhi data Producer Price Index (PPI) AS yang berada di bawah perkiraan pasar.

“Secara bulanan, PPI meningkat menjadi 0,0 persen MoM (month on month) dari -0,1 persen MoM, namun berada di bawah konsensus sebesar 0,2 persen MoM,” kata Josua seperti dikutip Antara.

Josua mengatakan, dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada pidato Prabowo Subianto Presiden serta pengumuman Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Sementara scara tahunan, PPI AS juga melandai dari 5,5 persen menjadi 4,7 persen secara year on year (yoy). Angka itu lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 4,9 persen.

Menurut Josua, data tersebut menunjukkan tekanan inflasi dari sektor energi mulai mereda. Kondisi itu turut menekan ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) berikutnya.

“Berdasarkan FedWatch, probabilitas kenaikan suku bunga pada September 2026 turun menjadi 34,8 persen,” ujarnya.

Dengan sejumlah sentimen tersebut, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.825 hingga Rp17.950 per dolar AS pada perdagangan hari ini. (ant/bil/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Jumat, 14 Agustus 2026
31o
Kurs