Minggu, 25 Oktober 2026

Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.640 per Dolar AS, Tekanan Eksternal Masih Tinggi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara

Selain faktor geopolitik, pasar juga mencermati prospek kebijakan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).

Ibrahim Assuaibi pengamat pasar uang mengatakan, data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan dapat memengaruhi ruang The Fed dalam menentukan kebijakan moneter.

“Kuatnya penambahan lapangan kerja memungkinkan The Fed untuk lebih fokus pada aspek inflasi dari mandatnya,” kata Ibrahim.

Selanjutnya, pelaku pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, terutama indeks harga konsumen (CPI) dan indeks harga produsen (PPI). (ant/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Minggu, 25 Oktober 2026
29o
Kurs