Kamis, 29 Oktober 2026

Tarif Baru AS Dinilai Berpotensi Menahan Ekspansi Industri Manufaktur Indonesia

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi Donald Trump Presiden Amerika Serikat dengan Prabowo Subianto Presiden RI. Foto: Grafis Suarasurabaya.net

“Pemerintah Indonesia mencermati pengakuan USTR bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang secara aktif berkomitmen dan memiliki kerangka regulasi untuk mencegah serta memberantas praktik kerja paksa (forced labor) dalam rantai pasok global,” kata Haryo di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Ia menjelaskan Indonesia juga berpartisipasi aktif dalam proses investigasi melalui penyampaian keterangan tertulis (written submission), kehadiran dalam sidang terbuka (public hearing), serta konsultasi antarpemerintah sebagai bagian dari upaya memperoleh kebijakan tarif yang lebih menguntungkan. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Kamis, 29 Oktober 2026
31o
Kurs