Minggu, 28 November 2021

Fariz RM Anthology, Rekam Jejak Perjalanan Karier Sang Legenda

Laporan oleh Isa Anshori
Bagikan
Penampilan Fariz RM di hari terakhir Java Jazz 2020 pada Minggu (1/3/2020). Foto: Isa Suara Surabaya

Fariz Rustam Munaf alias Fariz RM legenda musik Indonesia, tampil dengan raut wajah lebih segar, dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Tampil dihari terakhir event Java Jazz Festival 2020, Minggu (1/3/2020), seakan menjadi titik tolak kebangkitannya. Tidak hanya dalam bermusik, tetapi bangkit dari ketergantungan obat-obatan terlarang. Fariz RM tiga kali harus menjalani hukuman karena kasus yang sama, narkoba.

Sesudah terakhir kali masuk panti rehabilitasi, wajah dan tubuh Fariz tampak lebih segar dan sedikit lebih berisi.

Di tengah penampilannya semalam, pria kelahiran 5 Januari 1959 itu bilang, merasa terpanggil membuat anthology karier musikalnya, seperti musisi-musisi besar lainnya.

Dengan iringan Adi Darmawan bass, Eddy Syahroni drum dan Iwan Wiradz perkusi, Fariz RM menyuguhkan komposisi-komposisi legendarisnya. Mulai dari Barcelona, Susi Bellel sampai Sakura dan Penari.(isa/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Minggu, 28 November 2021
28o
Kurs