Fakultas Ilmu Komputer Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) membawa 79 mahasiswa semester 6 beserta dosen pendamping berkunjung ke kantor Suara Surabaya Media pada Selasa (7/7/2026).
Arda Surya Editya, Dekan Fakultas Ilmu Komputer UNUSIDA, menjelaskan alasan pemilihan Suara Surabaya sebagai lokasi kunjungan akademik program studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Sistem Informasi, dan Informatika.
“Kami memilih Suara Surabaya karena menurut kami media ini aktif di Surabaya dan sekitarnya. Mendukung smart city melalui keterlibatan warga dalam pengembangan kota, hingga menjadi sumber informasi masyarakat. Kami ingin mahasiswa bisa belajar apa yang membuat Suara Surabaya tetap bertahan di era AI,” ujarnya.

Arda Surya Editya menambahkan bahwa kunjungan ini relevan dengan kebutuhan masing-masing program studi.
Menurutnya, mahasiswa DKV dapat mempelajari sisi multimedia, komunikasi yang efektif, serta pendekatan desain yang diterapkan Suara Surabaya.
Sementara mahasiswa Sistem Informasi bisa mengamati bagaimana sebuah sistem informasi dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat.
Mahasiswa Informatika dapat mempelajari proses pengolahan informasi, mulai dari laporan warga hingga menjadi konten dan siaran, termasuk manajemen konten secara keseluruhan.
Sementara itu, Anggay Luri Pramana, Dosen Informatika UNU Sidoarjo, mengapresiasi materi fotografi dan videografi dari Suara Surabaya Academy. Menurutnya, sangat sesuai dengan kebutuhan mahasiswa program studi DKV.

Luri juga menyampaikan ketertarikannya dengan transformasi yang telah dilakukan Suara Surabaya Media, khususnya dari sisi pengolahan informasi.
Di sisi lain, Eka Mulina, mahasiswa semester 6 Prodi Sistem Informasi, mengaku mendapat banyak pengalaman dan wawasan baru dari kunjungan tersebut.
“Seru, dapat ilmu baru yang belum ada di bangku kuliah. Menambah wawasan baru, jadi tahu bagaimana proses rekaman siaran Radio Suara Surabaya, termasuk pemakaian aplikasinya. Kantor dan studionya juga asyik,” katanya.
Materi fotografi dan videografi yang didapat juga dapat langsung diaplikasikan karena semua mahasiswa mendapat tugas membuat satu video dari kunjungan kali ini.
Eka Mulina mengaku sebelumnya belum pernah mendengar tentang Suara Surabaya. Namun, setelah berkunjung langsung, ia menemukan bahwa media ini ternyata jauh lebih modern dari bayangannya semula.
“Dulu saya kira begitu dengar kata radio, bayangannya lebih ke zaman dulu. Ternyata enggak, penyampaian informasinya kekinian dan cepat update mengikuti perkembangan,” ujarnya.(iss/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

