Rabu, 10 Juni 2026

43 Tahun Suara Surabaya, Ustaz Luqman Ingatkan Pentingnya Menebar Manfaat untuk Masyarakat

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Ustaz Luqman Hakim guru ngaji SS Media memberikan kultum dalam kegiatan "Ngaji Terus", Khataman Al-Qur'an menyambut 43 Tahun Suara Surabaya. Foto: Elsa suarasurabaya.net

Dalam rangka 43 Tahun Suara Surabaya, Suara Surabaya Media menggelar kultum bertema “Bersama Al-Qur’an Menjaga Amanah, Menebar Manfaat, dan Menguatkan Kebersamaan di Usia 43 Tahun” yang disampaikan oleh Ustaz Luqman Hakim, pengajar ngaji Suara Surabaya Media.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Luqman mengingatkan bahwa pekerjaan yang dijalankan dengan niat membantu sesama dapat bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Termasuk peran Suara Surabaya Media untuk penyebaran informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Jika Anda menolong orang lain, itu bisa menjadi ibadah. Misalnya ketika ada kemacetan lalu diinformasikan kepada masyarakat, secara tidak langsung informasi tersebut membantu dan menolong orang lain,” ujar Ustaz Luqman pada Rabu (10/6/2026).

Ustaz Luqman juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa siapa saja yang membantu meringankan kesusahan orang lain, maka Allah SWT akan memudahkan urusannya dan menghilangkan kesusahannya, baik di dunia maupun di akhirat.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kehormatan sesama muslim. Menurutnya, siapa yang menutupi aib saudaranya, maka Allah SWT akan menutupi aibnya.

Seluruh peserta “Ngaji Terus” khataman Al-Qur’an menyambut 43 tahun Suara Surabaya pada Rabu (10/6/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Dalam konteks pekerjaan, Ustaz Luqman mengajak seluruh insan Suara Surabaya Media untuk menanamkan niat bekerja sebagai bentuk pelayanan dan pertolongan kepada masyarakat. Dengan demikian, setiap tugas yang dijalankan tidak hanya bernilai profesional, tetapi juga menjadi amal kebaikan.

“Maka secara tidak langsung kita akan mendapatkan pertolongan Allah ketika menghadapi berbagai kesulitan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dan kerja sama dalam lingkungan kerja. Menurutnya, tidak ada individu yang dapat berjalan sendiri tanpa dukungan orang lain.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus saling tolong-menolong dan jangan sampai ada rasa iri hati dalam satu pekerjaan,” pesannya.

Menutup kultumnya, Ustaz Luqman mengingatkan bahwa ketenangan hati tidak hanya diperoleh dari kebutuhan jasmani, tetapi juga dengan memperkuat hubungan spiritual melalui membaca Al-Qur’an dan menghadiri majelis ilmu.

“Untuk mendapatkan ketenangan hati, kita perlu memberi asupan rohani dengan membaca Al-Qur’an dan hadir di majelis taklim,” tuturnya.

Melalui kultum ini, diharapkan seluruh keluarga besar Suara Surabaya semakin memperkuat semangat menjaga amanah, menebar manfaat bagi masyarakat, serta menguatkan kebersamaan di usia ke-43 tahun. (lta/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Surabaya
Rabu, 10 Juni 2026
32o
Kurs