Selasa, 31 Maret 2020

Empat Kabupaten Jawa Timur Belum Bebas Malaria

Laporan oleh Teguh Ardi Srianto
Bagikan

Empat Kabupaten di Jawa Timur, belum bebas dari ancaman penularan malaria.

Data ini diungkap Dinas Kesehatan Jawa Timur, sesudah dipastikan masih ada kabupaten di Jawa Timur yang belum bebas penularan malaria secara total.

Ansarul Fahrudda Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Jawa Timur mengatakan, empat kabupaten yang masih belum tersertifikasi eliminasi malaria, diantaraya Kabupaten Madiun, Pacitan, Trenggalek dan Banyuwangi.

Di empat kabupaten itu masih ditemukan adanya penderita malaria, baik itu dibawa dari luar daerah dan yang berasal dari daerah itu. “Mereka ada yang tertular dari luar wilayah asalnya dan ada yang memang tertular malaria di daerah asalnya,” ujar Ansarul, Senin (28/4/2014).

Menurut Ansarul, dengan masih adanya penularan malaria di empat kabupaten di Jawa Timur, maka perlu dilakukan kegiatan kewaspadaan untuk mencegah penularan kembali. “Diantara langkah yang dilakukan dengan menggunakan kelambu anti nyamuk yang disediakan di dinas kesehatan semua kabupaten kota di Jawa Timur,” jelasnya.

Diharapkan dengan adanya upaya-upaya pencegahan penularan malaria, maka ke depan 4 kabupaten yang masih belum bebas penularan malaria, bisa tersertifikasi eliminasi malaria dari Kementrian Kesehatan. “Di Jawa Timur tinggal 4 kabupaten, sementara 34 kabupaten-kota lainnya sudah tersertifikasi bebas penularan malaria,” ungkap Ansarul.

Target Dinas Kesehatan Jawa Timur, tahun 2015 mendatang seluruh Jawa Timur sudah bebas penularan malaria, sehingga bisa mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, mengatasi kemiskinan, kebodohan dan ketertinggalan.

Malaria sampai sekarang masih jadi penyakit mematikan yang masih mengancam beberapa kawasan di Indonesia Timur, diantaranya Papua, Papua Barat, Maluku Utara dan NTT.

Penularan Malaria disebabkan gigitan nyamuk Anopheles Betina yang menyebarkan parasit plasmodium dan ditandai dengan demam, kedinginan, berkeringat dan anemia. (tas)

Teks Foto :
– Ansarul Fahrudda Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Jawa Timur.
Foto : Teguh suarasurabaya.net

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Penyemprotan Disinfektan di A.Yani

Truk Terguling di Karang Pilang

Biasanya Berjubel, Kini Sunyi

Surabaya
Selasa, 31 Maret 2020
30o
Kurs