Selasa, 26 Januari 2021

Jokowi Dengarkan Curhatan TKI Lewat Video Conference

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan
Joko Widodo (Jokowi) Presiden. foto: Dok suarasurabaya.net

Puluhan perwakilan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di luar negeri, Minggu (30/11/2014) mencurahkan isi hatinya (Curhat-red) kepada Joko Widodo (Jokowi) Presiden melalui video conference.

Video conference yang digelar sekitar pukul 15.00 WIB di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jokowi berkomunikasi langsung dengan TKI yang ada di sejumlah negara.

Saat melakukan video conference, Jokowi didampingi Hanif Dhakiri Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Yasonna H Laoly Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM), Nusron Wahid Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) , dan Retno Marsudi Menteri Luar Negeri (Menlu).

Dalam kegiatan tersebut, Presiden mendengarkan langsung keluh kesah para TKI yang berada di luar negeri. Selain itu, Presiden juga mendengarkan langsung persoalan-persoalan yang dialami TKI di berbagai negara.

“Saya sudah banyak dengar permasalahan mengenai TKI kita yang ada di luar negeri, tetapi saya ingin melihat secara langsung dari saudara semua,” kata Jokowi di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Minggu (30/11/2014).

Setelah mendengarkan curhatan para TKI, Jokowi menilai persoalan TKI seperti gaji tidak dibayar, beban kerja yang tidak sesuai, hingga kekerasan fisik dan pelecehan seksual masih terjadi.

“Hal seperti ini harus diatasi. Kita harus memulai sesuatu yang tegas. Kalau terlalu banyak permasalahan, lebih baik kita setop dan moratorium,” ujarnya.

Selain itu, Jokowi juga meminta adanya perlindungan TKI, mulai dari dalam negeri hingga di negara yang menjadi tujuan kerja. “Proteksi dan perlindungan TKI kita di luar negara harus dimulai dari rekrutmen di Tanah Air, sampai negara di luar (negeri). Sehingga betul semua (TKI) berada di posisi terlindungi, nyaman bekerja dan tidak ada masalah berat dari TKI kita,” kata Jokowi. (jos/wak)

Potret NetterSelengkapnya

Tiang ‘Doyong’ ke Jalan

Yok, Dorong Yok

Pak Nunut Pak …

Jelang Tol Manyar Banjir

Surabaya
Selasa, 26 Januari 2021
24o
Kurs