Kamis, 16 Juli 2026

Soal Revisi UU KPK Jokowi Harus Dengarkan Suara Rakyat

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan
Joko Widodo Presiden Republik Indonesia. Foto: Jose/Dok. suarasurabaya

Asep Iwan Iriawan, pengamat hukum pidana, meminta Jokowi Presiden konsisten dengan pernyataannya menolak pelemahan KPK.

“Jokowi jangan takut dengan elit politik yang merasa berjasa ikut menjadikan presiden. Tidak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi di negeri ini kalau Jokowi setuju dengan draft revisi UU KPK yang diusulkan 45 anggota DPR RI,” kata Asep dalam wawancara dengan wartawan di Jakarta, Minggu (11/10/2015).

Mantan hakim Mahkamah Agung ini juga ingin melihat KPK punya nyali untuk menjatuhkan hukuman mati kepada koruptor seperti di China, bukan malah dilemahkan.

“Kalau ada anggota DPR yang ingin korupsi, korupsi aja. Jangan karena takut dihukum, kemudian ingin merevisi UU KPK menurut kehendaknya sendiri,” katanya.

Secara terpisah, Fadli Zon, Wakil Ketua DPR RI mengatakan, setiap usulan anggota DPR harus disetujui, ada mekanismenya.

Kalau draf revisi UU KPK yang diusulkan anggota DPR itu menghambat pemberantasan korupsi, potensi untuk ditolak cukup besar. Apalagi masyarakat sudah mulai beraksi dan menolaknya.

“Karena itu dalam waktu dekat, Bamus DPR akan mengadakan rapat konsultasi dengan presiden,” kata politisi Gerindra ini.

Sementara, Luhut Panjaitan Menko Polhukam, Minggu pagi mengisyaratkan Jokowi Presiden akan menolak setiap upaya untuk melemahkan KPK, termasuk revisi UU KPK yang diusulkan anggota DPR.(jos/iss/rst)

Soerabaja10k

Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 16 Juli 2026
32o
Kurs