Minggu, 14 Agustus 2022

Bullying dan Kekerasan Sesama Pelajar Ciderai Wajah Pendidikan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Foto : youtube

Saleh Partaonan Daulay ketua komisi VIII DPR RI menegaskan, aksi bullying dan kekerasan antar sesama pelajar sangat mencederai dunia wajah dunia pendidikan.

Sekolah sebagai tempat menimba ilmu dan menempa akhlak sehingga tidak boleh dicemari perbuatan tidak terpuji. Kepala sekolah dan para guru wajib memastikan bahwa sekolah adalah tempat yang dirindukan oleh semua siswa.

“Kalau di luar negeri, ada istilah “school is cool”, sekolah itu asyik dan menyenangkan. Semua siswa betah dan bahkan mau bertahan lama-lama belajar di sekolah. Itu karena sekolah didesain sebagai tempat paling nyaman selain rumah masing-masing,” kata Saleh dalam pesan singkatnya, Rabu (4/5/2016).

Karena itu, kata Saleh, aksi kekerasan dan bullying yang terjadi di SMA 3 Jakarta harus diusut tuntas. Perlu dipastikan bahwa kekerasan seperti itu tidak terjadi lagi. Kerjasama antara guru, siswa, orang tua, dan masyarakat luas menjadi sangat penting. Semua pihak harus terlibat untuk memastikan bahwa fungsi sekolah adalah sebagai tempat melahirkan pemimpin-pemimpin masyarakat.

“Penyelesaiannya tidak bisa bersifat kasuistik temporal. Harus ada rencana aksi berkelanjutan baik di dalam sekolah maupun dinas pendidikan dan kebudayaan. Komite sekolah dan para orang tua perlu ambil bagian,” kata dia.

Bagi siswa pelaku, menurut Saleh, perlu diberikan pembinaan khusus. Jangan sampai tindakan seperti itu juga dilakukan di luar sekolah. Sementara bagi korban, perlu dimotivasi dan diberi semangat agar tetap sungguh-sungguh dalam belajar. Perlu diberi jaminan bahwa aksi kekerasan dan bullying tidak akan terjadi lagi pada dia dan siswa lain.

Sebelumnya, terjadi aksi bullying yang dilakukan siswa Kelas XII SMA 3 Jakarta kepada adik kelasnya direkam dalam video berdurasi 37 detik. Dalam video yang tersebar di media sosial itu juga terucap kata-kata makian kepada siswi junior.

Tidak hanya itu tampak ada siswi yang diguyur kepalanya dengan air botol, setelah itu ada siswi memakai bra di luar baju sekolah, dan dipaksa merokok.(faz/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Minggu, 14 Agustus 2022
30o
Kurs