Selasa, 11 Agustus 2026

Rebut Pistol Polisi, Pemuda Di Amerika Ancam Tembak Trump

Laporan oleh Tito Adam Primadani
Bagikan
Calon Presiden Amerika Serikat dari kubu Demokrat. Foto : bbc.com

Seorang pria mengaku kepada penyidik bahwa dia bermaksud untuk membunuh Donald Trump. Pria tersebut ditahan oleh pihak kepolisian ketika merebut pistol seorang polisi di saat kampanye calon presiden kubu Republik itu.

Michael Steven Sandford yang masih berumur 19 tahun ini, ditahan Sabtu pekan lalu di Hotel Treasure Island di Las Vegas. Kemudian kepolisian Las Vegas menyerahkan pemuda tersebut kepada Secret Service.

Dilansir dari Antara, dari berkas pengadilan yang diajukan Senin waktu AS di pengadilan Nevada, Sandford mengaku kepada seorang agen Secret Service bahwa dia sengaja pergi ke Las Vegas dari California untuk menembak mati Trump.

Dikutip dari Reuters, Natalie Collins juru bicara Kejaksaan Agung AS mengatakan melalui email, pemuda tersebut didakwa melakukan tindak kekerasan.

Sandford sendiri memiliki SIM asal Inggris dan telah berada di AS selama satu setengah tahun terakhir. Tidak disebutkan kebangsaan aslinya, namun dia disebut tinggal di Hoboken, New Jersey, setelah tiba di AS.

“Sandford mengaku sudah berusaha membunuh Trump sejak setahun lalu, namun memutuskan melakukannya pada kesempatan itu setelah akhirnya dia merasa yakin dengan tindakannya itu,” demikian tertulis dalam berkas pengadilan. (ant/tit/rst)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 11 Agustus 2026
32o
Kurs