RSUD Cimacan, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (30/4/2017) mencatat korban meninggal dunia akibat tabrakan beruntun di Jalur Puncak-Ciloto, 11 orang, luka berat 5 orang dan sebanyak 47 orang mengalami luka ringan.
RSUD Cimacan menyangkal adanya dua korban lain yang dikabarkan tewas, dirujuk ke rumah sakit lain di Jakarta dan Bandung. Sehingga staf bagian pendataan memastikan korban meninggal dunia 11 orang
“Korban yang dikabarkan meninggal setelah mendapat perawatan tidak benar, yang benar dirujuk karena kondisinya membutuhkan perawatan khusus,” kata Reni staf rumah sakit yang melakukan pendataan, seperti dilansir Antara, Minggu (30/4/2017).
Dia menjelaskan, dari 47 korban luka sedang dan ringan sebagian besar penumpang bus akan dipulangkan atau di rujuk ke rumah sakit di Jakarta. Sedangkan sisanya yang merupakan warga sekitar lokasi kejadian dan warga Bogor, akan menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut.
Berikut nama korban meninggal dunia:
1. Wily Candra (30) Jakarta,
2. Yoyo Yohanes(45) Jakarta,
3. Wagirun (60 th) Jakarta,
4. Mamat (50) Jakarta,
5. Suyono (54) Jakarta,
6. Martin (30) Jakarta,
7. Suyatna (55) Bandung,
8. Sudinar (60) Jakarta,
9. Mimi (32) Jakarta,
10. Jajang (50) Jakarta dan
11. Siti Masito (40) warga Desa Cipanas. (ant/bry).

NOW ON AIR SSFM 100

