Selasa, 11 Agustus 2026

21 Orang di Nigeria Meninggal Dunia Akibat Demam Lassa

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Ilustrasi.

Sebanyak 21 orang meninggal dunia akibat demam Lassa di Nigeria pada Januari, ungkap Pusat Kendali Penyakit Nigeria (Nigeria Centre for Disease Control/NCDC) pada Rabu (31/1/2018).

“Sejak awal 2018, 80 kasus telah dikategorikan sebagai 77 kasus yang telah dikonfirmasi, tiga kasus yang mungkin terjadi dengan 21 kematian,” ungkap NCDC di Twitter.

Dilansir Antara, Kamis (1/2/2018), kasus tersebut telah dilaporkan di 13 dari 36 negara bagian sementara 10 petugas medis telah terkena dampak wabah itu, tambah mereka.

Demam Lassa memiliki jenis yang sama dengan penyakit Marburg dan Ebola, dua virus mematikan yang menyebabkan infeksi melalui demam, muntah dan dalam skenario terburuknya dapat menyebabkan pendarahan.

Nama demam tersebut berasal dari Kota Lassa di Nigeria utara, tempat penyakit itu pertama kali diidentifikasi pada tahun 1969.

Lebih dari seratus orang tewas pada 2016 di salah satu wabah terburuk negara itu akibat wabah tersebut, yang memengaruhi 14 dari 36 negara bagian, termasuk Lagos dan ibu kota Abuja.

Virus itu menyebar melalui kontak makanan atau alat rumah tangga yang terkontaminasi air kencing atau kotoran tikus atau setelah bersinggungan langsung dengan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi, demikian laporan AFP. (ant/ang/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 11 Agustus 2026
24o
Kurs