Rabu, 20 Oktober 2021

Mabuk di Depan Umum, Mantan Presiden Peru Ditangkap

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan
Kandidat Presiden Peru dan mantan presiden Alejandro Toledo memakai pakaian tradisional daerah Huanuco, saat melakukan pawai kampanye di Huanuco, Kamis (31/3/20-19). Foto: Reuters

Alejandro Toledo mantan presiden Peru ditangkap lantaran mabuk di depan umum di California dan dibebaskan pada Senin pagi dini hari, demikian informasi pihak berwenang California.

Sejak 2017, warga California tersebut, menolak menjalankan putusan hakim setempat untuk menghabiskan 18 bulan penahanan pra-sidang terkait dengan penyelidikan suap besar-besaran.

Amerika Serikat masih mengevaluasi permintaan Peru untuk mengekstradisi Toledo.

Pria yang berusia 73 tahun dan dianggap buronan tersebut ditangkap di San Mateo County pada Minggu, usai dilaporkan ke kantor polisi setempat gara-gara mabuk di sebuah restoran, demikian pernyataan kantor Kepolisian Daerah San Mateo County, seperti dilansir Antara.

Kantor kepolisian mengatakan pihaknya mengetahui masalah yang tengah menjerat Toledo di Peru, namun menambahkan bahwa “keberadaan dakwaan di Peru saja tidak mengesahkan penangkapan pelaku di Amerika Serikat”.

Kementerian Luar Negeri Peru juga mengomentari penangkapan Toledo, yang pertama kali dlaporkan lembaga penyiaran lokal Peru RPP.

Melalui wawancara telepon dengan Reuters, Toledo membantah bahwa dirinya ditangkap. Ia berpendapat, bahwa informasi soal penangkapannya sebagai bagian dari konspirasi yang dirancang musuh politiknya.

Jaksa penuntut menuduh Toledo, presiden Peru periode 2001-2006, telah menerima 20 juta dolar AS dari perusahaan konstruksi Brazil sebagai imbalan atas bantuannya karena telah mengamankan kontrak yang menguntungkan. Toledo membantah melakukan kesalahan apapun. (ant/dwi)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling di Lawang Malang

Truk Terguling Menimpa Taksi di Medaeng

Surabaya
Rabu, 20 Oktober 2021
27o
Kurs