Rabu, 8 Desember 2021

Sidang Isbat Awal Dzulhijjah 1440H Akan Digelar 1 Agustus

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Lukman Hakim Saifuddin Menteri Agama dalam jumpa pers usai Sidang Isbat 1 Syawal 1440H, Senin (6/5/2019). Foto: kemenag.go.id

Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal bulan Zulhijjah 1440H. Sidang penetapan ini akan digelar Kamis, 1 Agustus mendatang yang bertepatan dengan 29 Zulqa’dah 1440H.

Sidang dijadwalkan akan dipimpin oleh Amin Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah, karena Lukman Hakim Saifuddin Menteri Agama tengah bertugas sebagai Amirul Hajj di Arab Saudi. Melalui mekanisme sidang isbat tersebut, Kemenag akan menetapkan kapan umat muslim Indonesia akan berhari raya Idul Adha, 10 Zulhijjah 1440H.

“Sidang isbat awal Zulhijjah akan dilaksanakan Kamis, 1 Agustus 2019 Masehi di Auditorium HM. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl. MH. Thamrin No. 6, Jakarta,” kata Amin di Jakarta, Senin (29/7/2019).

Menurut Amin, sidang isbat akan dihadiri MUI, para Duta Besar Negara sahabat, Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

“Sidang isbat wujud kebersamaan Kemenag dengan Ormas Islam dan instansi terkait dalam menetapkan awal bulan qamariyah, terutama Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah,” ujarnya dilansir dari laman kemenag.go.id.

Agus Salim Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah menambahkan, penentuan awal Zulhijjah 1440 H menunggu hasil Rukyatul Hilal di seluruh Indonesia yang akan dilaksanakan Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota, bekerjasama dengan Peradilan Agama dan Ormas Islam serta instansi lain setempat.

“Hasil Rukyatul Hilal di seluruh Indonesia dan Data Hisab Posisi Hilal awal Zulhijjah 1440 H akan dimusyawarahkan dalam sidang isbat untuk kemudian diambil keputusan penentuan awal Zulhijjah 1440 H dan Idul Adha,” jelasnya.

Rukyatul hilal akan dilakukan pada 90 titik lokasi yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Sedangkan di Jawa Timur sendiri titik pantau hilal tersebar di 26 titik, diantaranya:
1. Pantai Sunan Drajat /Tanjung Kodok Paciran Lamongan
2. Bukit Banyu Urip Kec. Senori Kab. Tuban
3. Lapan, Jl. Watukosek Gempol Kab. Pasuruan
4. Gunung Sekekep Wagir Kidul Kec. Pulung Kab. Ponorogo
5. Helipad AURI Ngliyep Kab. Malang
6. Pantai Serang Kab. Blitar
7. Pantai Srau Pacitan
8. Bukit Wonotirto Blitar
9. Pantai Nyamplong Kobong Jember
10. Gunung Sadeng Jember
11. Pantai Pacinan Situbondo
12. Pantai Pancur Alas Purwo Banyuwangi
13. Pantai Ambat Tlanakan Pamekasan
14. Bukit Condrodipo Gresik
15. Pantai Gebang Bangkalan
16. Bukit Wonocolo Bojonegoro
17. Pulau Gili Kab. Probolinggo
18. Pantai Sapo Ds. Sergang Kec. Batuputih Kab. Sumenep
19. Pantai Kalisangka Kangean Sumenep
20. Pantai Bawean Kab. Gresik
21. Satuan Radar (Satrad) 222 Ploso di Kaboh Kab. Jombang
22. Bukit Gumuk Klasi Indah Banyuwangi
23. Pantai Taneros Sumenep
24. Pantai Kasad, Ds watukarung, Kec Pringkuku, Pacitan
25. Pantai Duta, Ds Randutatah, Kec palton, Kab Probilinggo
26. Ponpes Bayt Al Hikam, Bugul Kidul Kota Pasuruan.(tin/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Rabu, 8 Desember 2021
26o
Kurs