Selasa, 24 November 2020

Pelindo III Bersama 8 BUMN akan Kembangkan Benoa Maritim Tourism Hub

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Rapat koordinasi pengembangan Benoa Maritime Tourism Hub oleh Pelindo III bersama delapan BUMN dan seluruh anggota Komisi VI DPR RI di Hotel Inaya Nusa Dua Bali, Jumat (14/2/2020). Foto: Istimewa

Kementerian BUMN melalui Pelindo III melakukan sejumlah langkah strategis dalam rencana percepatan pengembangan Benoa Maritim Tourism Hub di Benoa, Bali untuk mendorong pengembangan kawasan Benoa menjadi salah satu poros wisata maritim di Indonesia.

Simbolis penandatanganan kesepakatan dan perjanjian kerjasama dilakukan dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Benoa Maritim Tourism Hub di hotel Inaya Putri Bali, Jumat (14/2/2020).

Dalam kesempatan tersebut, ada delapan BUMN yang sepakat melakukan kerjasama yang dibagi menjadi 3 kategori perjanjian kerjasama. Di antaranya kesepakatan bersama penataan kegiatan operasi dan pengembangan di Pelabuhan Benoa yang ditandatangani oleh 6 BUMN yaitu PT. Pertamina, PT Perikanan Nusantara (Perinus), Perum Damri, Permodalan Nasional Madani, Indonesia Power,dan WIKA. Selain itu ada juga sinergi BUMN untuk pengerukan bersama yang di sepakati oleh 4 BUMN yaitu PT Pertamina, Semen Indonesia, PT PLN dan Pupuk Indonesia. Serta perjanjian kerja sama pembangunan Hub pelabuhan ikan baru bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta kerja sama operasi untuk pengelolaan TUKS Semen Gresik.

Erick Thohir Menteri BUMN meminta langsung agar seluruh BUMN yang terlibat dalam kegiatan pelabuhan dikawasan Pelabuhan khususnya Benoa turut aktif mensukseskan rencana ini.

“Pelindo III tidak akan mampu membangun sendiri, butuh sinergi BUMN dan swasta agar semua dapat terwujud, dan hari ini akan dilakukan MOU oleh beberapa BUMN diharapkan semua dapat merealisasikannya,” tegasnya berdasarkan keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net.

Doso Agung Direktur Utama Pelindo III menyampaikan apresiasi langkah kerjasama ini. Menurutnya pengembangan kawasan tersebut tidak bisa dilakukan tanpa dukungan sejumlah pihak terutama BUMN terkait.

“Pengembangan Kawasan Pelabuhan Benoa tentunya tidak bisa kami lakukan tanpa dukungan dari berbagai pihak terutama BUMN terkait. Sehingga dengan penandatangan kesepakatan yang sudah kita lakukan tentunya akan berdampak pada percepatan pengembangan wilayah Benoa kami berharap berbagai sinergi seperti ini bisa terus kami lakukan sebagai wujud kami BUMN hadir untuk negeri,” ujarnya.

Pelabuhan Benoa sekarang ini merupakan salah satu pelabuhan multipurpose di bawah pengelolaan Pelindo III yang melayani kapal penumpang, hingga bongkar muat petikemas dan curah cair.

Berbagai kegiatan tersebut berada di dalam satu kawasan, sehingga perlu dilakukan penataan ulang sekaligus revitalisasi, guna menghadirkan kawasan pelabuhan khusus wisata dan penumpang sehingga Benoa Maritim Tourism Hub diharapkan bisa menjadi salah satu Program Strategis Nasional.(tin/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pohon Tumbang Menutup Jalan Utama Bangkalan Kota

Truk Tabrak Tiang Listrik di Pandaan

Serikat Pekerja Blokir Basuki Rahmat Surabaya

Serikat Pekerja Demo di Surabaya

Surabaya
Selasa, 24 November 2020
29o
Kurs