Jumat, 2 Desember 2022

Alun-Alun Bawah Tanah Surabaya Batal Diresmikan 10 November

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya saat meninjau basement alun alun Surabaya. Foto: Humas Pemkot Surabaya.

Bangunan bawah tanah (basement) di alun-alun bawah Balai Pemuda belum bisa rampung pada 10 November 2020. Sebab, ada beberapa kendala sehingga proyek multiyears itu mundur dari target.

Iman Krestian Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya mengatakan, pengerjaan sempat terhenti saat aksi demonstrasi yang berujung ricuh di bulan Oktober lalu. Sementara, kontruksi finalisasi yang bakal dipasang meliputi bahan mayoritas kaca saat itu. “Jadi itu yang agak riskan itu,” ujar Iman, Senin (9/11/2020).

Iman memastikan sekarang ini pengerjaan bisa dimulai lagi dan terus mengejar target agar alun-alun bawah tanah itu dapat selesai di bulan ini. “Diupayakan akhir November bisa rampung,” katanya.

Karena kata dia, bila tidak ada kendala kemarin, harusnya sudah bisa rampung sesuai target awal. Namun, saat kericuhan terjadi di kawasan Jalan Gubernur Suryo, hal itu ternyata juga berimbas pada pengerjaan proyek tersebut.

Pengerjaan yang saat ini tengah dilakukan yaitu pedestrian yang terus dipercantik. Sementara di bagian interior disebut sudah selesai. Secara keseluruhan, pengerjaan saat ini sudah mencapai 97 persen.

“Lagi proses juga pembuatan skate park, ini lagi dikerjakan,” terangnya.

Sekadar diketahui, setelah meresmikan Plaza Alun-alun Surabaya bagian atas di Komplek Balai Pemuda, Pemkot Surabaya mempercepat pengerjaan di area bawah tanah.

Targetnya, alun-alun di bawah Jalan Yos Sudarso itu dapat rampung dan diresmikan 10 November mendatang.

Rencananya, area bawah tanah ini bakal berkonsep plaza yang bisa dipakai berbagai komunitas. Di area yang memiliki luasan sekitar 2.500 meter persegi itu, ada bagian untuk anak-anak Surabaya bermain sepeda BMX dan Skateboard.

Selain itu, di basement ini juga bisa dimanfaatkan untuk bazar tertentu. Misalnya pameran UMKM yang nantinya bakal dijalankan tematik atau bergantung tema yang dijadwalkan.

Sehingga, menurut Iman, warga Kota Surabaya bisa punya jujugan sendiri dan alternatif sesuai selera. Ini akan terintegrasi dengan plaza atas Alun-alun Surabaya di kawasan Balai Pemuda. (bid/ang)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Jumat, 2 Desember 2022
31o
Kurs