Selasa, 27 Oktober 2020

Dindik Jatim Liburkan Sekolah yang Melakukan Pertukaran Pelajar ke Eropa

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Wahid Wahyudi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Foto: Dok suarasurabaya.net

Dinas Pendidikan Jawa Timur meliburkan siswa di sejumlah sekolah yang melakukan pertukaran pelajar ke Eropa beberapa waktu lalu dan telah tiba di Surabaya sejak tanggal 10 Maret 2020.

Dr Wahid Wahyudi Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur mengatakan, sejumlah sekolah yang melakukan kunjungan ke Eropa, yakni SMAN 2 Surabaya sebanyak 12 siswa, SMAN 10 Surabaya sebanyak satu orang dan satu orang dari SMAN 8 Malang.

“Semua siswa sudah dilakukan pengecekan suhu tubuh. Suhu tubuhnya normal. Untuk keamanannya, siswa yang datang dari Eropa, termasuk kepala sekolah, saya minta untuk tidak masuk sekolah dulu sampai tanggal 24 Maret,” ujarnya, dilansir Antara, Minggu (15/3/2020).

Dikatakan Wahid, imbauan ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jatim, di mana seseorang akan aman apabila dia tidak melakukan pertemuan dengan banyak orang selama tujuh hari.

“Dalam kondisi sehat, untuk melihat bahwa mereka tidak membawa virus corona setelah tujuh hari. Karena pengukuran utama dari suhu tubuh, kalau suhu tubuhnya normal, keamanannya saya tambah tujuh hari lagi,” ujarnya.

Selama tidak ke sekolah, baik kepala sekolah atau siswa mengikuti proses belajar mengajar dengan menggunakaan sistem daring, bisa melalui Whatsapp atau email.

“Para guru mata pelajaran tetap memberikan pembelajaran dengan memanfaatkan sistem teknologi informasi. Termasuk kepala sekolah tetap melakukan tugas,” ucapnya.

Sementara itu, Wahid juga meminta kepala sekolah tidak melakukan program pertukaran pelajar ke berbagai negara yang terjangkit COVID-19. (ant/ang/rst)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Selasa, 27 Oktober 2020
30o
Kurs