Minggu, 3 Juli 2022

Dokter PPDS Diduga Terpapar Covid-19, Pemkot Siap Bantu RSUD dr Soetomo Tracing Eksternal

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Febria Rachmanita Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya. Foto: Istimewa

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya siap membantu RSUD dr Soetomo melakukan tracing eksternal menindaklanjuti adanya dugaan 22 dokter residen peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) terpapar Covid-19.

Febria Rachmanita Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya mengatakan, pihaknya sudah mendatangi RSUD dr Soetomo untuk memastikan hal tersebut.

Feny menjelaskan, dari keterangan pihak rumah sakit, mereka sudah melakukan tracing internal. Tapi, untuk tracing eksternal pihak rumah sakit meminta bantuan kepada Pemkot Surabaya. Feny menyatakan, bahwa pihaknya masih menunggu data-data pendukung dari pihak manajemen rumah sakit untuk kebutuhan tracing eksternal.

“Kami akan melakukan tracing eksternal setelah mendapatkan data dari RS dr Soetomo. Datanya kita masih menunggu. Setelah pertemuan tadi, akan bersurat kalau misalnya datanya belum ada,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya menilai, jika tracing eksternal tidak segera dilakukan, maka kondisi ini dapat berbahaya bagi masyarakat. Sebab, mereka yang diduga terpapar Covid-19 ini sebelumnya tidak diketahui bertemu dengan siapa saja dan dari mana saja.

“Karena kalau tidak dapat data, tidak melakukan tracing, maka di masyarakat itulah nanti yang berbahaya. Karena kalau kita tracing, harus diputus mata rantai Covid-19 dan harus ada tindak lanjut dari orang terdekat, kontak erat,” pungkasnya. (bas/tin)

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 3 Juli 2022
26o
Kurs