Senin, 30 November 2020

Gelar Beragam Atraksi, Istana Es Atlantis Land Masih Menjadi Primadona

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Sejumlah pengunjung berfoto di dalam wahana Istana Es Atlantis Land Surabaya. Foto: Istimewa

Meski pengelola sudah menggelar beragam atraksi untuk mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan, wahana Istana Es Atlantis Land masih menjadi wahana primadona yang banyak diminati pengunjung.

Demi memeriahkan libur panjang, Atlantis Land menyuguhkan berbagai pertunjukan. Di antaranya pertunjukan parade badut, freestyle motor, bola maut, air mancur menari, sampai pertunjukan dunia bawah laut.

Sejumlah pengunjung memang menikmati berbagai atraksi tersebut, Kamis (29/10/2020). Namun, sebagian besar pengunjung Atlantis Land sangat antusias untuk menjajal wahana Istana Es.

Istana Es yang menjadi bagian dari destinasi wisata buatan yang berkonsep theme park seperti Disney Land itu sangat diminati pengunjung. Antrean untuk masuk ke dalam Istana Es itu sampai mengular.

Agaknya, sensasi dingin seperti di Kutub Utara yang menjadi bagian promosi pengelola Atlantis Land yang membuat pengunjung penasaran. Istana es menawarkan sensasi berada di ruangan bersuhu minus di bawah nol derajat celcius.

“Ya, anak-anak suka ini. Belakangan ini, kan, gerah, ya. Jadi wahana Istana Es ini yang paling mereka suka,” kata Mufida pengunjung asal Sidoarjo, Kamis (29/10/2020). Mufida datang ke Atlantis Land bersama sejumlah keluarganya.

Paul Manager Operasional Atlantis Land Surabaya mengatakan, sejumlah pertunjukan memang disiapkan pengelola untuk menarik minat wisatawan selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama ini.

“Harapannya, masyarakat yang sudah lama di rumah bisa menikmati hiburan yang kami siapakan meskipun tetap dengan menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” kata Paul.

Ketika hari menjelang sore, Kamis itu, pertunjukan seperti freestyle motor dan bola maut digelar. Atraksi pengendara motor berputar-putar di dalam bola diiringi suara knalpot yang nyaring menarik minat pengunjung.

Mereka tampak menikmati hiburan yang disediakan pengelola dan mengakhiri kunjungan hari itu dengan suguhan video mapping kehidupan bawah laut diiringi musik yang menenangkan.

Menurut Paul, long weekend ini meskipun hanya mengundang setidaknya 500 orang pengunjung, tapi kunjungan wisatawan sudah lebih bagus dibandingkan libur pada akhir pekan sebelum-sebelumnya.(den/tin)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan L300 Tabrak Pembatas Tol Sumo

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Surabaya
Senin, 30 November 2020
26o
Kurs