Kamis, 26 November 2020

Jakarta Tunda Kegiatan Keagamaan/Ibadah Selama Dua Minggu

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Anies Baswedan. Foto: Antara.

Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta dan Tokoh-tokoh unsur lintas agama menyepakati kegiatan keagamaan yang sifatnya berkumpul ditunda sampai dua minggu ke depan.

Kegiatan itu untuk semua agama, termasuk kegiatan shalat Jumat maupun Misa kebaktian hari Minggu.

Pernyataan Anies disampaikan dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta didampingi tokoh-tokoh lintas agama dari berbagai unsur, Kamis (19/3/2020).

“Kegiatan peribadatan yang bersama-sama dilakukan di tempat ibadah, kita menyepakati ditunda dua minggu,” ujar Anies.

Penundaan dua minggu itu, kata Anies, kemudian akan dipantau hingga kondisi memungkinkan.

Untuk umat Islam, kata dia, kalau sebelumnya membawa sajadah sendiri-sendiri, maka untuk hari ini kesepakatannya adalah ditunda dua Minggu atau shalat di rumah.

“Kalau minggu lalu anjuran kita adalah membawa sajadah sendiri, hari ini telah disepakati ditunda dua minggu. Sesudah itu akan dipantau lagi (perkembangan Covid-19),” tegas Anies.

Anies menegaskan, tidak hanya shalat Jumat, tetapi penundaan juga berlaku untuk Misa kebaktian gereja di wilayah DKI Jakarta.

“Untuk Misa hari Minggu dan kebaktian juga ditunda dua minggu ke depan. Nanti kita pantau perkembangannya,” jelasnya.

Dalam konferensi pers, Anies juga memberi kesempatan kepada perwakilan semua unsur keagamaan lainnya, termasuk Hindu dan Budha menyampaikan penundaan tersebut.

Menurut Anies, penundaan sementara ibadah di tempat peribadatan dilakukan untuk mencegah penularan cepat virus Corona.

“Pemprov DKI dibantu Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya akan membantu mengawasi dalam rangka penundaan ibadah di tempat peribadatan ini,” pungkas Anies.

Total kasus positif terinfeksi COVID-19 di Indonesia hingga, Kamis (19/3/2020) sore sebanyak 309 orang. Penambahan kasus baru yang terkonfirmasi positif yakni di Banten (10 orang), DI Yogyakarta (dua orang), DKI Jakarta (52 orang), Jawa Barat (dua orang), Jawa Tengah (empat orang), Jawa Timur (satu kasus), Kalimantan Timur (dua kasus).

Penambahan kasus selanjutnya di Kepulauan Riau (dua orang), Sumatera Utara (satu orang), Sulawesi Tenggara (tiga orang), Sulawesi Selatan (dua orang), dan Riau (satu kasus). (faz/ang/rst)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok di Flyover Trosobo

Proses Pencarian Korban Tenggelam di Taman Sidoarjo

Kecelakaan Mobil di Tol Porong arah Sidoarjo

Truk Terguling, Lalu lintas Macet

Surabaya
Kamis, 26 November 2020
33o
Kurs