Minggu, 24 Januari 2021

Khofifah Mengajak Anggota KORPRI Bikin Terobosan dan Berinovasi di HUT ke-49

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Acara peringatan HUT KORPRI ke-49, Minggu (29/11/2020). Foto: Humas Pemprov Jatim

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengajak seluruh anggota Korps Pegawai Negeri (Korpri) sigap dan tanggap merespon perubahan global akibat Pandemi Covid-19.

Anggota Korpri, kata dia, harus bergerak mencari terobosan dan berinovasi sehingga seluruh pekerjaan bisa dilaksanakan dengan efektif dan efisien dengan berorientasi hasil.

Pesan ini dia sampaikan saat menyambut peringatan HUT KORPRI ke-49, Minggu (29/11/2020).

“Dalam suasana pandemi ini, anggota Korpri tidak boleh lengah. Inovasi adalah ruh birokrasi. Anggota KORPRI harus jadi motor penggerak birokrasi yang inovatif,” kata Khofifah.

Dalam kesempatan itu Khofifah juga mengapresiasi kinerja seluruh ASN Jawa Timur yang dia nilai sudah cukup baik dan inovatif melayani masyarakat.

Salah satu indikatornya, sejumlah penghargaan berhasil diboyong Pemprov Jatim dalam hal pelayanan publik.

Misalnya Penghargaan Top 15 Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2020 Kategori Pengelolaan Aspek dengan Keberlanjutan Inisiatif Terbaik.

Selain itu Penghargaan TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 untuk Klinik BUMDesa dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

“Penghargaan ini harus menjadi pelecut dan motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” imbuhnya.

Khofifah mengatakan, pelayanan publik di Jatim sudah sangat smart, profesional, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Contohnya, pembuatan Kartu Keluarga, e-KTP, Pembuatan Akte Kelahiran, serta adminstrasi lain yang bisa dilakukan tanpa tatap muka lewat anjungan dukcapil mandiri.

Demikian halnya dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan pendaftaran pembuatan atau perpanjangan SIM yang bisa dilakukan secara daring.

Masyarakat, kata Khofifah, cukup mengirim kelengkapan data secara daring atau lewat aplikasi ponsel pintar dan bisa diambil hasilnya ketika sudah selesai proses.

Bahkan berkas atau dokumen itu bisa diantar ke rumah tanpa harus menuju ke kantor pelayanan. Beberapa daerah dan sektor sudah melaksanakan konversi digital seperti ini.

“Lompatan inovasi ini mensyaratkan seluruh anggota KORPRI harus fasih dengan peralatan pelayanan digital. Mahir mengoperasikan sistem dan aplikasi layanan berbasis internet. Poinnya, dengan teknologi yang semakin canggih, cara bekerja juga harus berubah,” katanya.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan di usia ke-49 anggota KORPRI harus menjadi agen perubahan dalam masyarakat, menjadi perekat nilai-nilai patriotisme dan kecintaan terhadap NKRI.

Hal itu harus menjadi jati diri anggota KORPRI yang tak lekang oleh waktu.(den/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pak Nunut Pak …

Jelang Tol Manyar Banjir

‘Ranjau’ di Bawah Layang Trosobo

Empat Stand Pasar Ikan Hias Gunung Sari Terbakar

Surabaya
Minggu, 24 Januari 2021
23o
Kurs