Jumat, 30 Oktober 2020

Khofifah Tinjau Pembangunan Museum dan Galeri SBY-Ani Yudhoyono

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur gowes meninjau lokasi Museum & Galeri SBY-Ani Yudhoyono, Minggu (18/10/2020). Foto: Humas Pemprov Jatim

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur gowes meninjau lokasi Museum & Galeri SBY-Ani Yudhoyono, Minggu (18/10/2020).

Khofifah Gowes bersama instansi vertikal seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Jatim, Kanwil BPN Jatim, BPJS Ketenagakerjaan, Bulog dan sebagainya di daerah pesisir selatan di Jatim, Kabupaten Pacitan.

Indartato Bupati Pacitan, Sekdaprov Jatim, Forkopimda di lingkup Kabupaten Pacitan, serta sejumlah Kepala OPD di Pemprov Jatim turut serta. Tidak ketinggalan para penyintas Covid-19 yang tergabung dalam komunitas Penyintas Covid-19.

Di lokasi Museum & Galeri SBY-Ani Yudhoyono Khofifah pun mendapat informasi tentang perkembangan termutakhir pembangunan Museum dan Galeri SBY-Ani yang menurut laporan sudah mencapai 33 persen.

“Menurut kordinator pembangunan, museum ini ditarget rampung Maret 2021. Kami tentu berterima kasih kepada Bapak SBY sebagai Presiden RI ke VI memilih Pacitan mendirikan museum dan galeri SBY-Ani. Saya optimistis, ini akan menjadi destinasi yang punya daya tarik tinggi bagi wisatawan,” ujarnya.

Khofifah pun tidak lupa mengajak rombongan dan warga Pacitan untuk berkirim doa dikhususkan kepada Almarhumah Ani Yudhoyono agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Gowes kali ini, kata Khofifah, dalam rangka Gowes Pemulihan Ekonomi. Karena itu bersama rombongan dia aktif membagikan masker di sejumlah titik seperti Pasar Minulyo, juga saat meninjau Kampung UMKM Goes Digital di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM).

Terkait pengendalian Covid-19, secara khusus Khofifah mengapresiasi jajaran Pemkab dan Forkopimda Pacitan dan seluruh tenaga medis karena jumlah kasus penyebaran dan kematian Covid-19 di Pacitan termasuk yang terendah di Jatim.

Secara khusus, Khofifah berterima kasih atas komitmen masyarakat sebagai garda terdepan dalam disiplin penerapan protokol kesehatan, yang mana berdasarkan data per tanggal 17 Oktober total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Pacitan sebanyak 178 orang.

Dengan kasus aktif 40 orang, sembuh 134 orang, dan meninggal 4 orang, mortality rate-nya hanya 2,25 persen. “Terima kasih jajaran Pemkab Pacitan, tenaga medis dan paramedis, TNI/POLRI atas segala upaya menangani Covid-19,” ujarnya.

“Yang terpenting masyarakat sehat, ekonomi sehat, masyarakatnya selamat, dan ekonominya juga selamat,” kata Khofifah. (den/ang)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Jumat, 30 Oktober 2020
28o
Kurs