Selasa, 26 Oktober 2021

Masjid Al Aqsa Ditutup Selama Ramadhan

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Foto: Tablet Magazine

Lingkungan Masjid Al Aqsa di Yerusalem tidak akan dibuka untuk pelaksanaan ibadah shalat tarawih pada bulan Ramadhan, yang dimulai pekan keempat April. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19) lebih lanjut, demikian disampaikan dewan ulama masjid, Kamis (16/4/2020).

Ketika Ramadhan, biasanya sebanyak puluhan ribu umat muslim mengunjungi Masjid Al Aqsa dan Kubah Shakhrah di situs suci tersebut setiap harinya, untuk menunaikan tarawih.

Dilansir Antara, Jumat (17/4/2020), keputusan untuk melarang tarawih di kompleks seluas 35 hektar itu, yang juga dianggap situs suci oleh umat Yahudi dan dikenal sebagai Bukit Suci, merupakan perpanjangan dari kebijakan yang sudah dikeluarkan sejak 23 Maret lalu.

Dalam pernyataan tertulis, dewan ulama menyebut bahwa keputusan tersebut memang menyakitkan, namun itu sejalan dengan fatwa hukum dan anjuran kesehatan. Sehingga, umat muslim diminta melaksanakan ibadah di rumah masing-masing selama Ramadhan demi keamanan.

Meski begitu, adzan shalat lima waktu akan tetap dikumandangkan dari Masjid Al Aqsa selama Ramadhan, dan para petugas di kompleks masjid juga masih diperkenankan masuk.

Kompleks Masjid Al Aqsa merupakan situs yang disucikan dalam ajaran tiga agama, yakni Islam, Nasrani, dan Yahudi. Ketiganya telah mengambil langkah pencegahan penyebaran virus corona.

Misalnya, pada pekan lalu, umat Yahudi di sekitar Yerusalem diminta merayakan Paskah di rumah dan hanya berkumpul dengan keluarga inti. Padahal biasanya ibadah Paskah dilangsungkan bersama-sama di Tembok Ratapan.

Bagi umat Nasrani, peringatan dan ritual Paskah, yang biasanya digelar dengan ramai oleh umat di Gereja Makam Kudus, pada pekan lalu hanya dilakukan oleh sekelompok kecil rohaniwan gereja yang mengenakan masker.

Sejauh ini, otoritas Israel melaporkan setidaknya 140 kasus kematian akibat virus corona dan hampir 12.600 kasus infeksi virus tersebut. Sementara pasien meninggal dunia dan hampir 300 kasus infeksi tercatat di Jalur Gaza dan Tepi Barat, Palestina. Semua masjid di Gaza telah ditutup per 25 Maret, di tepi Barat sejak 14 Maret. (ant/ang/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat BBM Terbakar di Tol Pandaan

Truk Terguling di Lawang Malang

Truk Terguling Menimpa Taksi di Medaeng

Surabaya
Selasa, 26 Oktober 2021
30o
Kurs