Rabu, 25 November 2020

Menag: Nyepi Jadi Momentum Merawat Kemanusiaan

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Pelaksanaan Melasti di tengah wabah COVID-19. Foto: Antara
Fachrul Razi Menteri Agama mengajak seluruh umat Hindu di Tanah Air menjadikan Hari Raya Nyepi 2020 sebagai momentum kembali pada esensi agama, yakni merawat kemanusiaan.

Dalam siaran pers kementerian Rabu (25/3/2020), Menteri Agama berharap umat Hindu menggali makna terdalam Hari Suci Nyepi dan menjadikannya sumber inspirasi menata perbuatan, perkataan, dan pikiran menjadi Tri Kaya Parisudha atau tiga perbuatan yang suci dan bersih.

“Dengan menjadi suci dan bersih, semoga umat Hindu mampu mengendalikan dirinya sendiri dan menghindari perbuatan adharma atau sifat kebatilan,” katanya dilansir Antara.

Menteri Agama menilai, ritual Catur Brata Penyepian yang terdiri atas Amati GeniAmati KaryaAmati Lelungan, dan Amati Lelanguan relevan dengan upaya merawat kemanusiaan pada masa penularan virus corona penyebab COVID-19.

“Mari jadikan Catur Brata Penyepian sebagai momentum memperkuat komitmen kita untuk peduli pada sesama demi merawat kemanusiaan,” katanya.

Fachrul menambahkan, semangat kemanusiaan dalam beragama sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan COVID-19 di Tanah Air.

Dia mengapresiasi langkah Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dalam penyesuaian pelaksanaan Tawur Kesanga guna mencegah penyebaran COVID-19.

Tawur Kesanga dilakukan dengan melibatkan petugas dalam jumlah terbatas serta menjalankan panduan protokol pencegahan penularan virus corona.

“PHDI juga sudah mengeluarkan imbauan untuk tidak menggelar arak-arakan atau pawai ogoh-ogoh. Ini sangat baik dan patut diapresiasi,” kata Purnawirawan Jenderal TNI kelahiran Banda Aceh itu.(ant/den)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling, Lalu lintas Macet

Pohon Tumbang Menutup Jalan Utama Bangkalan Kota

Truk Tabrak Tiang Listrik di Pandaan

Serikat Pekerja Blokir Basuki Rahmat Surabaya

Surabaya
Rabu, 25 November 2020
28o
Kurs