Sabtu, 28 November 2020

Pemerintah Berencana Lakukan Tes Cepat Virus Corona

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Ilustrasi. Seorang perawat di Essen, Jerman, mengumpulkan sampel untuk tes virus corona. Foto: Reuters/Wolfgang Rattay

Joko Widodo Presiden menginstruksikan jajarannya melakukan tes cepat (rapid test) dengan cakupan yang lebih luas untuk mendeteksi dini apakah seseorang terinfeksi Virus Corona atau bersih.

Presiden berharap alat-alat pemeriksaan itu bisa segera diperbanyak jumlahnya, dan tersedia di sejumlah fasilitas kesehatan.

Arahan itu disampaikan Jokowi Presiden dalam rapat kabinet terbatas membahas laporan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/3/2020).

“Saya minta alat-alat rapid test terus diperbanyak, juga memperbanyak tempat-tempat untuk melakukan tes, dan melibatkan rumah sakit baik milik pemerintah, BUMN, Pemda, TNI dan Polri, swasta, serta lembaga-lembaga riset dan pendidikan tinggi yang mendapat rekomendasi dari Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Rencana penerapan tes cepat, lanjut Presiden, juga harus didukung kesiapan protokol kesehatan yang mudah dipahami publik.

Dari protokol tersebut, masyarakat dan tenaga medis dapat dengan cepat menentukan perlu tidaknya melakukan karantina mandiri di rumah atau memerlukan layanan kesehatan di rumah sakit.

“Penyiapan protokol kesehatan yang alurnya jelas, sederhana, dan mudah dipahami. Ini penting sekali terkait dengan hasil rapid test, apakah dengan karantina mandiri atau pun memerlukan layanan rumah sakit. Dijelaskan protokol kesehatannya,” imbuhnya.

Untuk mendukung rapid test itu, Kepala Negara juga meminta kesiapan layanan rumah sakit rujukan yang ditunjuk pemerintah, serta melakukan persiapan bagi rumah sakit lainnya kalau diperlukan.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyinggung fasilitas Wisma Atlet Kemayoran dan hotel-hotel milik BUMN yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan dan karantina tersebut.

“Rencana kontingensi ini juga harus kita siapkan sampai ke daerah termasuk percepatan pembangunan rumah sakit di Pulau Galang di Kepulauan Riau,” tandasnya.(rid/tin/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Truk Trailer Mogok di Flyover Trosobo

Proses Pencarian Korban Tenggelam di Taman Sidoarjo

Surabaya
Sabtu, 28 November 2020
32o
Kurs