Rabu, 23 September 2026

Presiden Imbau Pemda Hati-Hati Melonggarkan PSBB

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Joko Widodo Presiden. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden mengimbau seluruh pemerintah daerah khususnya yang sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), berhati-hati sebelum melonggarkan aturan tersebut.

Imbauan itu disampaikan Presiden, dalam rapat kabinet terbatas yang dilaksanakan pagi hari ini, Selasa (12/5/2020), melalui video konferensi, dari Istana Merdeka, Jakarta.

Menurut Jokowi, keputusan melonggarkan aturan harus berdasarkan data-data hasil pelaksanaan di lapangan, dan pertimbangan matang.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak mau keputusan yang diambil pemerintah daerah tergesa-gesa, sehingga berdampak buruk pada upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Mengenai pelonggaran PSBB agar dilakukan secara hati-hati dan tidak tergesa-gesa. Semuanya didasarkan pada data-data pelaksanaan lapangan sehingga keputusan itu betul-betul sebuah keputusan yang benar,” ujarnya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sampai hari ini ada 4 provinsi dan 72 kabupaten/kota yang melaksanakan PSBB.

Lebih lanjut, Presiden menyebut, 70 persen kasus posisif Covid-19 ada di Pulau Jawa. Begitu juga dengan angka kematian tertinggi akibat virus corona (82 persen) terjadi di Pulau Jawa.

Maka dari itu, Jokowi memerintahkan Gugus Tugas Covid-19 memastikan pengendalian wabah di lima provinsi yang ada Pulau Jawa betul-betul efektif, terutama dalam waktu dua pekan ke depan.

Presiden mengatakan, kesempatan untuk menekan penyebaran Covid-19 sampai lebaran Idul Fitri tahun ini harus betul-betul dimaksimalkan.

“Saya minta Gugus Tugas Covid-19 untuk memastikan pengendalian di lima provinsi Pulau Jawa betul-betul dilakukan secara efektif, terutama dalam waktu dua minggu ke depan ini. Kesempatan kita mungkin sampai lebaran harus betul-betul kita gunakan,” pungkasnya.(rid/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 23 September 2026
31o
Kurs