Sabtu, 21 Mei 2022

Presiden Resmikan Peluncuran Produk Ristek dan Inovasi untuk Penanganan Covid-19

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Joko Widodo Presiden dalam sambutannya melalui video konferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/5/2020). Foto: Biro Pers Serpres

Joko Widodo Presiden, siang hari ini, Rabu (20/5/2020), meresmikan peluncuran produk-produk hasil riset, teknologi, dan inovasi untuk percepatan penanganan Covid-19 hasil karya anak bangsa.

Peluncuran bertajuk ‘Kebangkitan Inovasi Indonesia’ yang dilakukan secara virtual tersebut, bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional.

Peresmian itu diharapkan menjadi tanda kebangkitan bidang sains dan teknologi nasional, utamanya di bidang kesehatan.

“Dunia sedang beradu cepat dalam menangani wabah Covid-19. Kita harus menjawabnya dengan inovasi dan karya-karya nyata yang konkret. Ini adalah momentum baru bagi kebangkitan bangsa. Ini adalah momentum baru kebangkitan bidang sains dan teknologi kita, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Presiden dalam sambutannya melalui video konferensi dari Istana Merdeka, Jakarta.

Ada 55 produk konsorsium hasil riset dan inovasi yang diluncurkan. Dari jumlah tersebut, sembilan di antaranya merupakan produk unggulan yang sudah pernah dilihat langsung oleh Presiden.

Produk-produk unggulan yang berkaitan dengan upaya percepatan penanganan Covid-19 tersebut antara lain RT-PCR test kit, rapid diagnostics test IgG/IgM, emergency ventilator, imunomodulator, terapi plasma convalescent, unit laboratorium bergerak dengan biosafety level (BSL) 2, kecerdasan buatan pendeteksi Covid-19 dari hasil Sinar-X, robot medis dan penyinaran UV, serta air purifying respirator.

“Kita patut berbangga karena dari tangan anak-anak bangsa kita mampu menghasilkan karya-karya yang sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengaku optimistis hal-hal yang dulu dianggap tidak mungkin dan tidak terpikirkan, sekarang mampu dibuat secara mandiri.

“Lebih dari itu, kita juga harus mampu menghasilkan vaksin sendiri. Saya gembira Lembaga Eijkman sudah mendapatkan data mengenai tujuh urutan genome lengkap yang sangat berguna untuk pengembangan vaksin dan saya juga senang komunitas peneliti terus bekerja untuk menemukan obat dan terapi yang efektif bagi pengobatan Covid,” imbuhnya.

Presiden berharap, karya-karya dan riset yang dilakukan tidak berhenti di laboratorium dan berupa purwarupa saja. Riset-riset tersebut harus berbuah dan berlanjut ke tahap produksi massal untuk memenuhi kebutuhan domestik dan bahkan diekspor ke mancanegara.

Maka dari itu, Presiden menekankan perlunya kerja sama dan kolaborasi erat antarkekuatan anak bangsa. Lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan, perguruan tinggi, dunia usaha dan industri, serta masyarakat harus saling bergandeng tangan.

“Sudah saatnya dunia industri berani berinvestasi. Sudah saatnya masyarakat mulai mencintai produk-produk dalam negeri, dan kita harus bangga buatan Indonesia. Kita harus terus-menerus memperbaiki ekosistem yang kondusif. Ekosistem bagi tumbuh dan berkembangnya inovasi dan industrialisasi serta mentalitas bangga kepada produk dalam negeri,” pungkasnya.(rid/tin)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 21 Mei 2022
28o
Kurs