Selasa, 11 Agustus 2020

Risma Larang Bumil ke Puskesmas, ke RSIA Saja Nanti Diantar Tim 112

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya berpesan kepada pengurus RT-RW se-surabaya agar ibu hamil (Bumil) tidak checkup ke Puskesmas, melainkan langsung ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA). Bila terkendala kendaraan, bisa hubungi Command Center 112, agar diantar.

Risma meminta agar ibu hamil juga betul-betul menjaga kondisinya dan bayi dalam kandungan. Risma meminta agar mereka tidak check up di puskesmas tetapi di Rumah Sakit Ibu dan Anak. Sebab, puskesmas juga melayani rapid test terkait Covid-19.

“Semua seluruh RT-RW kalau ada warganya yang hamil jangan boleh ke puskesmas. Karena kondisinya berat. Takutnya tertular. Jadi langsung dibawa ke RS Ibu dan Anak ya,” kata Risma dalam rapat virtual dengan 350 RT-RW di Balai Kota, Sabtu (4/7/2020).

Dia juga menegaskan, apabila warga tersebut tidak ada kendaraan, dapat menghubungi Command Center (CC) 112. Nantinya ibu hamil  tersebut akan dijemput dan diantar kembali pulang seusai menjalani pemeriksaan kehamilan.

“Tidak apa-apa jauh. Yang penting aman. Nanti kalau tidak ada kendaraan hubungi 112 ya,” kata Risma.

Risma mengajak seluruh RT-RW agar memantau warganya lebih ketat lagi. Terutama dalam mengingatkan warga agar lebih disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. Meskipun kondisi ini tidak mudah, namun masyarakat harus bersatu saling gotong royong mengingatkan.

“Apalagi sudah ada Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo. Saya mohon itu dimaksimalkan,” kata Risma.

Komandan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Surabaya ini juga mendorong masyarakat agar dapat berinteraksi dengan tatanan normal baru. Ia mencontohkan, jika sebelumnya berbicara menggunakan maker tidak sopan, maka saat ini masker menjadi kewajiban untuk dikenakan. Tidak hanya itu, menerapkan jaga jarak, pola hidup bersih dan sehat (PHBS) juga menjadi pesan wali kota perempuan pertama di Surabaya secara berulang-ulang.

“Ketika kita disiplin dengan itu, sama halnya kita menyelamatkan diri dan orang-orang di sekitar kita. Begitupun sebaliknya. Saya juga mohon agar lansia (lanjut usia) kalau bisa jangan boleh keluar. Untuk permakanan setiap hari kita kirim,” ungkap dia.

Di kesempatan yang sama, Risma mengucapkan terima kasih atas kerja keras semua pihak. Mulai dari RT, RW, kelurahan, kecamatan, TNI, dan Polri yang sudah berbondong-bpndong berjuang bersama dalam memutus penyebaran pandemi global ini.

“Ketua RT, RW di Surabaya itu top!! Saya matur nuwun (terima kasih), ayo kita kerja terus. Juli selesai. Bisa?  Berani enggak? Bulan depan kita merdeka,” pungkasnya. (bid/iss)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Hendra Lukas P. Hutagalung

Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Sore Hari di Surabaya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Surabaya
Selasa, 11 Agustus 2020
27o
Kurs