Sabtu, 28 November 2020

SatuJiwa Diluncurkan Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Benny Lianto Rektor Universitas Surabaya (Ubaya) saat memeriksa persiapan peluncuran platform digital SatuJiwa. Foto: Humas Ubaya

Gerakan keberlanjutan aksi nyata peduli Covid-19 #UbayaForIndonesia Jilid 1, Kamis (2/7/2020) Universitas Surabaya (Ubaya) meluncurkan platform digital SatuJiwa, membantu stakeholders terdampak pandemi Covid-19.

Platform digital SatuJiwa diluncurkan Universitas Surabaya (Ubaya), Kamis (2/7/2020) menindaklanjuti aksi nyata peduli Covid-19 #UbayaForIndonesia Jilid 1 yang sebelumnya sudah dilaksanakan dengan menggelar berbagai aksi sosial untuk keluarga besar Ubaya maupun untuk masyarakat luas terdampak pandemi Covid-19.

Peluncuran platform digital SatuJiwa dan live donation secara langsung dilakukan daring oleh Ir. Benny Lianto, MMBAT., Rektor Ubaya, bersama dengan Anton Prijatno, S.H., Ketua Yayasan Universitas Surabaya (Ubaya).

Pandemi Covid-19 membuat sebagian masyarakat mengalami krisis dan kesulitan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Hal tersebut juga dirasakan oleh mahasiswa, alumni, dan pensiunan keluarga Ubaya.

Gerakan aksi SatuJiwa ditujukan menggalang financial support bagi mahasiswa maupun keluarga besar Ubaya yang membutuhkan. Urun dana (crowdfunding) ini mengajak partisipasi semua stakeholders Ubaya mulai dari dosen, karyawan, mahasiswa, alumni, hingga perusahaan atau pengusaha.

Hadirnya platform digital SatuJiwa akan mempermudah dalam membantu menghubungkan pemberi dan penerima kontribusi sesuai dengan kebutuhan proyek kontribusinya.

Inisiatif urun dana sudah jamak dipakai di era industri 4.0 termasuk oleh kampus-kampus ternama di luar negeri. Namun di dunia pendidikan di Surabaya, Ubaya bisa menjadi inisiator awal aplikasi urun dana berkesinambungan yang dikembangkan secara mandiri oleh internal kampus.

“SatuJiwa adalah implementasi dari nilai caring community yang merupakan satu dari budaya organisasi Ubaya. SatuJiwa bukan hanya sekedar donasi namun gerakan yang dilandasi dengan rasa kemanusiaan dan kepedulian kepada sesama,” terang Benny Lianto.

Senada dengan itu, Dr. Noviaty Kresna Darmasetiawan, S.Psi., M.Si., CBC., Wakil Rektor II sekaligus penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa sejumlah mahasiswa mulai kesulitan membayar uang kuliah akibat perekonomian terdampak pandemi Covid-19.

“Untuk itu platform digital ini diperuntukkan bagi warga Ubaya. Fokus kali ini kami ingin membantu mahasiswa yang kesulitan pembiayaan finansial studinya. Adanya kriteria bagi penerima bantuan baik mahasiswa maupun masyarakat agar donasi dapat tersalurkan dengan tepat sasaran,” papar Noviaty Kresna Darmasetiawan.

Gerakan urun dana tidak ada target jumlah tertentu untuk pengumpulan donasi. Ikatan Alumni (IKA) Ubaya yang baru saja memperingati hari jadinya ke 44 tahun bergabung dalam gerakan saling bantu keluarga Ubaya dan masyarakat.

Aksi sosial diharapkan dapat berkesinambungan dan jalan terus sebagai satu diantara bentuk solusi yang diberikan Ubaya kepada masyarakat selama pandemi Covid-19. Kedepan nanti, platform digital ini akan terus disempurnakan secara sistem dan pelayanan agar menghasilkan program SatuJiwa versi 1.0, 2.0, dan seterusnya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Berbagai komponen yang tergabung dalam kegiatan ini digambarkan melalui logo SatuJiwa yang ditulis bersambung dengan lambang api di atasnya. Mencerminkan The Spirit of Omni-Connectivity yaitu semangat saling keterhubungan antar keluarga Ubaya.

Mahasiswa, dosen, karyawan, pensiunan, alumni, keluarga Ubaya, dan masyarakat dapat bersatu serta saling bela rasa. Gerakan ini diharapkan Benny Lianto Rektor Universitas Surabaya (Ubaya) menjadi momentum menumbuhkan solidaritas, empati dan mempererat persaudaraan melalui #SatuJiwa #SatuUbaya #UbayaForIndonesia.

“Kami berharap SatuJiwa menjadi gerakan urun dana yang akan meninggalkan legacy dan impact jangka panjang bagi generasi penerus bangsa. Selamat berpartisipasi di SatuJiwa. Bersama eratkan solidaritas dan kebersamaan keluarga besar Ubaya,” pungkas Benny Lianto, Kamis (2/7/2020).

Pada gerakan sosial #UbayaForIndonesia Jilid 2 kali ini mengajak warga Ubaya galang donasi untuk membantu stakeholders yang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandmei Covid-19. Platform digital SatuJiwa dapat diakses melalui http://satujiwa.ubaya.ac.id.(tok)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Truk Trailer Mogok di Flyover Trosobo

Proses Pencarian Korban Tenggelam di Taman Sidoarjo

Surabaya
Sabtu, 28 November 2020
27o
Kurs