Selasa, 22 September 2020

Soal Surabaya Zona Hijau, Khofifah Tegaskan yang Menentukan Bukan Pemda

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur. Foto: Istimewa

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menanggapi tentang Surabaya sudah Zona Hijau Covid-19 sebagaimana klaim Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya. Dalam kesempatan rapat virtual di Balai Kota, Sabtu (1/8/2020) kemarin, Risma bilang, situasi Covid-19 baik kasus konfirmasi baru dan kesembuhan di Surabaya sudah lebih baik dari sebelumnya.

Risma saat itu meyakinkan peserta rapat daring itu dengan data, yang menurutnya, dia dapat dari Kementerian Kesehatan bahwa Surabaya memang sudah hijau.

Soal klaim itu, Khofifah menegaskan, penentuan zona Covid-19 sebuah daerah bukan wewenang Pemda. Baik Pemprov Jatim maupun Pemkab/Pemkot di Jatim.

“Rek, zona itu bukan (kewenangan) kabupaten/kota. Bukan provinsi,” ujarnya, Selasa (4/8/2020).

Dia sering bilang, itu kewenangan Satuan Tugas Covid-19 pusat. Penentuan zona, kata Khofifah, akan terus diperbarui seminggu sekali di laman resmi yang dikelola Satgas Covid-19 Pusat bertajuk Bersatu Lawan Covid-19 (BLC).

“Zona itu setiap Selasa diumumkan Satgas Covid-19 pusat di BLC. Setiap Selasa itu akan diumumkan update zona untuk masing-masing kabupaten/kota,” kata dia.

“Jadi bukan Pemprov. Selama ini kami memang ikut upload gitu. Supaya kami semua bisa update peta. Tapi peta itu sendiri yang publish BLC.”

Perlu diketahui, Risma saat menyatakan klaimnya itu mendasarkan pernyataan itu pada data peta milik pemerintah pusat. Dia bahkan menunjukkan peta.

Sementara, berdasarkan peta Covid-19 yang dikelola Pemprov Jatim di laman infocovid19.jatimprov.go.id, Surabaya masih termasuk zona merah.

“Kondisi Surabaya sudah (zona) hijau, yang artinya penularannya kita sudah rendah. Lalu yang sembuh sudah banyak,” katanya kepada peserta rapat, Sabtu (1/8/2020) lalu.

Sampai Minggu (2/8/2020), total kasus konformasi Covid-19 di Surabaya mencapai 8.756 kasus. Di antara jumlah kasus itu, ada 2.599 pasien sembuh, 776 meninggal, dan 5.381 pasien masih dalam perawatan. (den/bas/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Meinara Iman Dwihartanto

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Selasa, 22 September 2020
31o
Kurs