Senin, 15 Agustus 2022

Teliti Tanaman Porang untuk Diabetes Mellitus, Raih NRC Grant 2020

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Empat mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) penerima NCR Grant 2020 dari Nutrifood. Foto: Humas Ubaya

Empat Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) terima dana hibah penelitian, dari Nutrifood Research Center (NRC) Grant 2020, yang merupakan kompetisi tahunan gelaran Nutrifood mendukung para peneliti, dosen atau mahasiswa dengan ide penelitian inovatif terkait alternatif makanan dan minuman yang lebih sehat.

Tim Ubaya jadi pemenang kategori mahasiswa dengan judul penelitian: Pengembangan Jelly Powder Berbasis Porang (Amorphophallus muelleri), Alga Merah (Eucheuma spinosum), dan Rosella (Hibiscus sabdariffa) sebagai Pangan Fungsional pada Penderita Diabetes Mellitus.

Empat mahasiswa Fakultas Farmasi Ubaya yang terlibat dalam pengajuan proposal NRC Grant 2020 yaitu: Jennifer Ruskim, Siti Faizah, Yuriko Lidia Gratia Watung, dan Sonia Rosenda Aprillia.

Jennifer Ruskim selaku Ketua Tim menyampaikan jika tahun ini NRC Grant 2020 mengusung tema: Membangun Indonesia yang Lebih Sehat melalui Penelitian Terkait Pembatasan Konsumsi Gula, Garam dan Lemak.

“Tentu saja kami sangat senang dan bersyukur atas pencapaian ini. Melalui kompetisi NRC Grant 2020 kami mendapat pelajaran yang sangat berharga bahwa usaha keras pastinya tidak akan pernah mengkhianati hasil. Kuncinya juga ada pada kerjasama tim dan saling mendukung,” terang Jennifer Ruskim.

Ratusan proposal penelitian yang masuk NRC Grant 2020 berasal dari para peneliti, dosen, dan mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se Indonesia.

Kompetisi ini diawali dengan pengumpulan pra-proposal yang dilanjutkan dengan adanya online interview bersama juri NRC Grant 2020. Setelah itu peserta harus mengumpulkan proposal yang nantinya akan diseleksi oleh juri untuk masuk ke babak final. Peserta yang lolos ke babak final akan mempresentasikan isi proposal penelitian dan mendapat beberapa pertanyaan secara langsung dari juri.

“Banyak tantangan dan kesulitan yang kami hadapi, salah satunya adalah masalah sinyal. Ditambah lagi, kami sempat merasa kurang percaya diri ketika melakukan online interview dan presentasi mewakili Ubaya di hadapan dewan juri,” tambah Jennifer Ruskim.

Jennifer, sapaan Jennifer Ruskim mahasiswa asli Pekanbaru ini menyampaikan jika ide penelitian tim Ubaya berawal dari mencari tanaman yang jarang dimanfaatkan namun memiliki fungsi serta khasiat yang baik bagi kesehatan.

Satu diantara tanaman tersebut adalah Porang. Tanaman Porang merupakan tanaman sejenis umbi-umbian yang dapat diolah menjadi bahan baku pangan fungsional bagi penderita diabetes mellitus. Selain Porang, tim Ubaya juga memanfaatkan tanaman Alga Merah dan Rosella.

Berdasarkan hasil penelitian dari tim Ubaya, Porang mengandung glukomanan yang cukup tinggi serta rendah kalori. Glukomanan pada Porang terbukti dapat menurunkan berat badan pada penderita obesitas, meningkatkan kadar HDL (high-density lipoprotein), menurunkan kadar LDL (low-density lipoprotein) dan mengurangi risiko kanker serta penyakit kardiovaskular.

Sedangkan Alga Merah memiliki khasiat dalam menahan laju peningkatan kadar glukosa darah post-prandial dan mengurangi penurunan balik gula darah yang akan merangsang selera makan.

Disamping itu, tanaman Rosella yang digunakan berfungsi sebagai pewarna alami. Rosella mengandung polisakarida yang dapat menghambat penyerapan glukosa pada dinding usus halus, menahan difusi glukosa dari saluran cerna ke dalam pembuluh darah, dan mengurangi peningkatan kadar glukosa darah yang berlebihan.

Persiapan kompetisi NRC Grant 2020 dilakukan tim Ubaya hanya selama satu bulan dimulai dari mencari ide atau topik, menyusun pra-proposal hingga proposal penelitian. Selama mempersiapkan kompetisi dan proposal penelitian, tim Ubaya didampingi dan dibimbing secara intensif oleh Dr. Finna Setiawan, S.Farm., M.Si. selaku Dosen Fakultas Farmasi Ubaya dan Ardhia Deasy Rosita Dewi, S.TP., M.Sc. selaku Dosen Fakultas Teknobiologi Ubaya.

Tim Ubaya juga memperbanyak waktu diskusi secara daring maupun luring untuk mendalami dan membahas proposal penelitian lebih lanjut, agar nantinya benar-benar dapat diaplikasikan serta bermanfaat bagi masyarakat luas.

Tim Ubaya berharap agar proses penelitian yang akan dilakukan selama setahun kedepan seperti yang diberikan oleh NRC Grant 2020 dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala berarti meskipun di tengah pandemi Covid-19.

“Kami sudah mendatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan Nutrifood. Semoga pangan fungsional yang kami buat dapat berfungsi dengan efektif untuk penderita diabetes mellitus,” pungkas Jennifer, Rabu (11/11/2020).(tok/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Senin, 15 Agustus 2022
25o
Kurs