Selasa, 2 Juni 2020

Unair Belum Terima Uji Bukti Suplemen yang Klaim Bisa Menangkal Covid-19

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi. Coronavirus Disease (Covid-19). Grafis: Didik suarasurabaya.net

Universitas Airlangga (Unair) menyatakan klaim Dr Abdul Rohim Tualeka, dosen pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair yang menemukan suplemen ampuh menangkal Covid-19, adalah pernyataan pribadi yang bersangkutan. Belum ada uji bukti yang dilaporkan ke pihak universitas.

Prof. Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., Apt. Wakil Rektor 4 Unair Bidang Bisnis dan Alumni mengatakan bahwa penelitian yang dilakukan tim Abdul Rohim Tualeka adalah penelitian yang menghasilkan suatu produk makanan.

“Suatu produk makanan tidak boleh dilakukan klaim atau mengarahkan indikasi terhadap penanganan suatu penyakit,” ujarnya melalui edaran pers Pusat Informasi dan Humas Universitas Airlangga, Senin (30/3/2020).

Produk edar seharusnya terdapat Sertifikat Produksi Pangan – Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), dan nomor izin edar oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kemudian, jika ada bahan dari makanan yang mempunya khasiat tertentu, harus dibuktikan terlebih dahulu melalui berbagai tahapan. Antara lain uji keamanan, uji khasiat, dan uji klinis. Ketika suatu produk diarahkan menjadi obat, baru bisa ada klaim atau indikasi penggunaan dari obat tersebut.

Proses penelitian yang dilakukan Abdul Rohim masih sebatas formula makanan untuk upaya menjaga kesehatan. Produk itu berisi coklat, ekstrak delima, dan serbuk tambahan dalam beberapa jumlah. “Produk itu dikerjasamakan dengan pihak lain yang tidak ada hubungan kerja sama dengan Unair. Maka, klaim-klaim itu berada di luar tanggung jawab Unair,” kata Junaidi Khotib.

Junaidi menjelaskan, penelitian harus dilakukan berdasarkan atas kaidah-kaidah saintifik, legalitas, dan etika. Ketika tiga hal itu bisa terpenuhi, maka data penelitian bisa digunakan untuk data dukung untuk mendaftarkan produk penelitian supaya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

Masyarakat dapat menghubungi sejumlah pihak di Unair untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang Covid-19. Tim Riset yang diketuai Prof. Soetjipto dr., M.S., Ph.D untuk tes Covid-19; Prof. Dr. Nasronudin, dr., Sp.PD, K-PTI, FINASIM di Rumah Sakit Unair untuk layanan pasien terjangkit virus; Prof. Maria Lucia Inge Lusida, dr., M.Kes., Ph.D di Lembaga Penyakit Tropis (LPT) untuk identifikasi virus; Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih M.Si untuk mengembangan produk yang bisa memberikan kemanfaat, baik mencegah maupun mengobati Covid-19.(iss/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Nur Aini Kusuma

Potret NetterSelengkapnya

Kios Bensin di Lebak Jaya Utara Terbakar

Banjir di Tambak Sawah

Pohon Tumbang di Exit Tol Dupak

Kepadatan di Pasar Wadungasri

Surabaya
Selasa, 2 Juni 2020
29o
Kurs