Senin, 1 Maret 2021

World Food Day ditengah Pandemi, Gerakan Menanam Mandiri Jadi Pilihan

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Poster peringatan Hari Pangan Sedunia atau World Food day tahun 2020 yang dikeluarkan FAO. Foto: FAO UN

Peringati Hari Pangan Sedunia atau World Food Day yang diperingati tiap 16 Oktober ini, LPPM bersama Pusdakota Ubaya, Kamis (15/10/2020), bergerak mengajak masyarakat memenuhi kebutuhan nutrisi pangan dengan mulai menanam sayur dan buah secara mandiri di pekarangan rumah, di masa pandemi Covid-19 ini.

“Aktivitas ini juga menjadi alternatif menghilangkan rasa bosan selama pandemi Covid-19 dengan di rumah saja. Beragam manfaat dapat diambil dari kegiatan berkebun. Selain untuk memastikan kebutuhan nutrisi pangan diri pribadi atau keluarga, kebiasaan ini dapat memberikan dampak keberlanjutan dalam menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi seperti saat ini,” terang Rizal Ahmad Ramadhanny, S.P., anggota tim Pusdakota Ubaya.

Kebutuhan nutrisi dan ketersediaan pangan yang berkualitas saat pandemi Covid-19 merupakan hal penting untuk menjaga kesehatan serta meningkatkan daya tahan tubuh. Kegiatan ini juga membantu warga dalam mengoptimalkan lahan kosong di lingkungan sekitar dengan penanaman bibit sayur dan buah.

Ditambah lagi, aktivitas berkebun berdasarkan kajian dari berbagai literatur memiliki efek jangka panjang dalam menggerakkan sektor perekonomian warga yang terdampak pandemi Covid-19 ini melalui jual beli hasil panen.

Tim Ubaya pada peringatan Hari Pangan Sedunia atau World Food Day tahun 2020 ini membagikan 30 starter kit berkebun yang terdiri dari bibit sayur dan buah, pot tanaman, media tanam berupa tanah dan pupuk, serta polybag.

Bibit sayur dan buah yang diberikan kepada warga yaitu Kangkung, Bayam hijau, dan Terong. Warga juga mendapatkan satu tanaman sayur atau buah yang sudah tumbuh dari kebun Ubaya Training Center (UTC). Beberapa tanaman yang dibagikan seperti Sawi, Daun Bawang, Pagoda, Selada, Kangkung, dan Tomat.

Rizal, sapaan Rizal Ahmad Ramadhanny, S.P., anggota tim Pusdakota Ubaya ini, menambahkan jika pemilihan bibit serta tanaman yang diberikan kepada warga merupakan hasil diskusi akan kebutuhan konsumsi dan kondisi warga setempat.

Pemberian bibit sayur dan buah diharapkan dapat meningkatkan kemandirian warga dalam hal pengadaan tanaman. Satu diantaranya dengan budidaya tanaman secara mandiri. Nantinya, hasil panen tersebut bisa menjadi bahan pangan yang dapat diolah dan dikonsumsi oleh warga sendiri.

“Starter kit berkebun dibagikan ke tiga RT di RW 07 Mejoyo yaitu RT 03, RT 04, dan RT 06. Kami berharap melalui kegiatan ini warga terdorong untuk melakukan aktivitas budidaya tanaman di sekitar rumah. Ini bisa menjadi solusi menghemat pengeluaran untuk membeli bahan pangan dan aktivitas baru yang menyenangkan selama di rumah saja saat pandemi,” pungkas Rizal.

Hari Pangan Sedunia (World Food Day) ke 75 di tahun 2020 kali ini bertema Grow, Nourish, Sustain; Together; Our Actions Are Our Future, dan Universitas Surabaya (Ubaya) gelar pembagian starter kit berkebun.

Gerakan menanam mandiri di pekarangan rumah ini digawangi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) dan Pusat Pemberdayaan Komunitas Perkotaan (Pusdakota) Ubaya.

Perayaan Hari Pangan Sedunia atau World Food Day diperingati setiap tahun sejak tanggal 16 Oktober 1979 oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (Food and Agriculture Organization of The United Nations / FAO). (tok/ang)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Wonosari Surabaya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Surabaya
Senin, 1 Maret 2021
28o
Kurs