Kamis, 22 Februari 2024

Blusukan ke Sawah, Gus Muhdlor Minta Normalisasi Sungai yang Dangkal

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Ahmad Muhdlor Ali Bupati Sidoarjo meninjau Afvor atau Sungai Kedungan yang mengaliri sawah di Desa Kedensari, Tanggulangin, dan Desa Pesawahan, Porong, Jumat (11/6/2021) sore. Foto: Humas Pemkab Sidoarjo

Ahmad Muhdlor Ali Bupati Sidoarjo meminta sungai-sungai di Sidoarjo yang sudah dangkal segera dinormalisasi sebagai antisipasi masalah banjir yang menjadi langganan di sejumlah desa.

Salah satunya di Desa Pesawahan, Kecamatan Porong. Sejumlah sungai dan kali kecil yang mengaliri area persawahan dan harusnya bisa menampung air hujan sudah mengalami pendangkalan.

Jumat (11/6/2021) sore tadi, bupati yang akrab disapa Gus Mudhlor meninjau Afvor atau Sungai Kedungan yang mengaliri sawah di Desa Kedensari, Tanggulangin, dan Desa Pesawahan, Porong.

Gus Muhdlor melihat sendiri, sungai utama dan sejumlah sungai kecil di lokasi itu memang sudah tidak berfungsi sebagaimana pengakuan Parnoto Kepala Desa Pesawahan.

Kepada Muhdlor Parnoto menyampaikan, dangkalnya Sungai Kedungan itulah yang menjadi penyebab banjir di desanya. Setiap tahun, kata Parnoto, puluhan rumah warganya terendam.

“Saat musim hujan, area persawahan juga terlihat seperti tambak, ini karena kali Kedungan dangkal,” kata Pranoto. “Termasuk kali-kali kecil yang dulunya mengalir kini banyak yang sudah mati.”

Gus Muhdlor didampingi Sigit Setyawan Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BM-SDA) mengecek kali di Sawah Kedensari kemudian bergeser ke Sawah Desa Pesawahan.

Bupati minta Dinas PU BMSDA segera menormalisasi kali Kedungan yang dangkal dan menghidupkan lagi kali-kali yang lama mati, sebagaimana dilaporkan oleh kepala desa setempat.

“Penyebab banjir di Desa Pesawahan ini karena kali Kedungan yang melewati area persawahan dua desa, yaitu desa Kedensari dan Desa Pesawahan, sudah lama tidak dinormalisasi. Sudah dangkal,” ujar Muhdlor.

Sementara itu, Sigit Setyawan Kepala Dinas PU BM SDA segera menindaklanjuti perintah Bupati muda itu. “Segera kami normalisasi, karena kondisinya memang dangkal,” katanya.

Sigit juga akan mengupayakan normalisasi kali-kali kecil yang diperkirakan sudah lama tidak berfungsi atau mati dengan melibatkan camat setempat, karena sungai itu menyangkut batas-batas sawah.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Kamis, 22 Februari 2024
29o
Kurs