Senin, 27 September 2021

Dr. Erwin Ashta Triyono Resmi Tempati Posisi Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Dr. Erwin Ashta Triyono, dr., Sp.PD., KPTI., FINASIM menempati posisi baru sebagai Kepala Dinas Kesehatan. Upacara Pelantikan dipimpin langsung oleh Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur, di Gedung Grahadi, Rabu (15/9/2021). Foto: Istimewa

Dr. Erwin Ashta Triyono, dr., Sp.PD., KPTI., FINASIM menempati posisi baru sebagai Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, menggantikan Plt yang lama Dr. Kohar Hari Santoso, dr., Sp.An.KAP., KIC. Upacara Pelantikan dipimpin langsung oleh Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Rabu (15/9/2021).

Nama Dr. Erwin tidaklah asing, utamanya selama masa pandemi Covid-19. Awal pembangunan Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) akhir Mei-Juni 2020, ia dipercaya sebagai Direktur RSLI. Setelah diserahkan pengelolaannya pada Kobagwilhan II, ia dipercaya sebagai Konsultan RSLI dan tetap sebagai Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) RSLI.

Saat Jawa Timur mengalami lonjakan serangan Covid-19 pada bulan Juni-Juli 2021, Dr. Erwin kembali dipercaya untuk mengampu dan mengomandani Rumah Sakit Darurat Lapangan Bangkalan / Rumah Isolasi OTG Pemprov Jatim, yakni sebagai Direktur RSDLB. Rumah Sakit Darurat Lapangan Bangkalan yang dibangun di kawasan Kantor BPWS dan Foodcourt/Pujasera Kaki Jembatan Suramadu sisi Madura, hingga kini masih beroperasi dan melayani pasien Covid-19 yang lebih banyak berasal dari Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dr. Erwin juga bukanlah orang baru dalam penanganan penyakit infeksius. Sebagai spesialis penyakit dalam, ia juga pernah berjibaku dan menjadi garda depan dalam penanganan HIV/AIDS di Jawa Timur. Hingga tahun 2014 ia-pun permah memimpin Unit Perawatan Intermediate Penyakit Infeksius (UPIPI) RSUD Dr Soetomo yang saat itu banyak menangani pasien dengan HIV/AIDS, dan ia-pun dianggap sukses dan mampu menanganinya dengan baik.

Dokter Erwin mengatakan, bahwa penanganan HIV/AIDS tidak hanya menyangkut permasalahan medis saja,namun permasalahan non-medis juga sangat berpengaruh terhadap kondisi pasien. Beruntung, ia sangat terbantukan oleh adanya relawan peduli HIV/AIDS pada saat itu.

Begitu pula saat penanganan pasien Covid-19. Sejak awal membidani RSLI maupun RSDLB, ia pun menyadari akan pentingnya faktor non-medis dalam penanganan pasien Covid-19, sehingga ia memutuskan untuk menggandeng relawan pendamping dan dibentuklah Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 baik di RSLI maupun di RSDLB.

Keberhasilan dan prestasi dari Dr. Erwin ini nampaknya menjadikan bekal yang cukup untuk menguatkan dirinya berani maju untuk mengikuti seleksi terbuka JPTP Pemprov Jatim. Naluri kemanusiaanya untuk bisa berbuat lebih banyak dalam rangka mengabdikan dirinya untuk kemanusiaan menjadikannya mantab melangkahkan kakinya mengisi jabatan tertinggi di Dinas Kesehatan Jatim.

“Doakan saya bisa menjalankan amanah ini dengan baik, bantu saya untuk memberikan layanan kesehatan terbaik utamanya untuk masyarakat Jawa Timur,” harap dr Erwin.

Dr. Erwin Ashta Triyono bersama Rekan-rekan di RSLI. Foto : Istimewa

Sementara itu, Laksamana Pertama dr. Ahmad Samsulhadi, MARS selaku Penanggungjawab Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian dan kepercayaan serta amanah yang diraih oleh Dr. Erwin. Ia sangat bangga dan tentunya berita gembira ini pun memberikan nilai yang cukup berarti bagi RSLI.

“Alhamdulillah. Barokallah, mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Erwin atas amanah menjadi Kadinkes Provinsi Jatim. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran, dan keberkahan dalam bertugas, ” kata dr. Samsulhadi sesaat setelah menerima kabar pelantikan Dr. Erwin.

Hal senada disampaikan oleh Radian jadid, Ketua TFKKITS dan Ketua Pelaksana Program Pendampingan keluarga Pasien Covid-19 RSL Indrapura dan RSDL Bangkalan.

Jadid mengapresiasi kerja cerdas dan ikhlas Dr. Erwin selama pandemi covid-19. Sudah saatnya orang seperti Dr. Erwin ini diberikan kesempatan dan dukungan untuk mempimpin dinas Kesehatan Jawa Timur.

”Saya sangat mengapresiasi dan tidak meragukan lagi integritas dan komitmen Dr. Erwin dalam memberikan layanan kesehatan dan kemanusiaan. Semoga amanah dan barokah dalam menjalani mengabdikan dirinya untuk kemaslahatan masyarakat,” harap Jadid.(man/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Mobil Terperosok di depan RSAL dr Ramelan A.Yani

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Surabaya
Senin, 27 September 2021
27o
Kurs