Jumat, 14 Mei 2021

Jatim Siapkan Skema Kedatangan 14 Ribu Pekerja Migran yang Pulang ke Indonesia

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Operasi Ketupat dengan Panglima TNI dan Kapolri secara virtual di Mapolda Jatim, Rabu (21/4/2021). Foto: Humas Pemprov Jatim

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan skema menyambut kedatangan sekitar 14 ribu orang pekerja migran Indonesia (PMI) dari sejumlah negara ke wilayah setempat.

“Mereka, pekerja migran Indonesia pulang karena kontraknya habis di tempat kerjanya, bukan dalam rangka mudik,” kata Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim usai memimpin rapat koordinasi bersama pejabat Forkopimda provinsi di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Kamis (22/4/2021) malam.

Berdasarkan data dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), jika tidak ada revisi data maka jumlah yang tiba sejak Ramadhan hingga usai Idul Fitri sekitar 14 ribu orang, sedangkan tahun lalu hanya 2.100 orang.

Khofifah berharap bupati/wali kota menyiapkan skenario menyambut kedatangan para PMI, seperti proses karantina hingga tes Covid-19 saat baru tiba.

Ia menjelaskan, setibanya di Indonesia, para PMI harus dites, kemudian bagi yang bergejala atau hasilnya reaktif akan dilanjutkan ke tes usap PCR, kemudian menjalani proses penyembuhan di rumah sakit darurat lapangan atau rumah sakit rujukan.

Sedangkan, bagi PMI yang tidak ada gejala dan hasilnya nonreaktif maka dikembalikan ke daerah masing-masing, serta dilanjutkan proses karantina.

“Saya minta bupati/wali kota menerima mereka di pendopo sebagai bentuk penghormatan kepada PMI. Kepala daerah juga harus mengawal bahwa PMI benar-benar warganya, hingga dipastikan menjalani karantina,” kata Khofifah.(ant/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Wadungasri Macet

Kecelakaan di Gunungsari

Kecelakaan di Manyar Gresik

Truk Terguling, Solar Menggenangi Jalan

Surabaya
Jumat, 14 Mei 2021
26o
Kurs