Jumat, 1 Maret 2024

Jelang Idulfitri 1442 H, Lazisnu Jawa Timur Support Insan Transportasi Sembako

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Afif Amrullah Ketua Lazisnu Jawa Timur (bertopi) ikut langsung memberikan sembako pada insan transportasi, Rabu (12/5/2021). Foto: totok suarasurabaya.net

Menjelang Idulfitri 1442 H, Lazisnu Jawa Timur pada Rabu (12/5/2021) menyampaikan bantuan sembako bagi insan transportasi di Surabaya dan Sidoarjo.

Afif Amrullah Ketua Lazisnu Jawa Timur mengatakan bahwa penyaluran sembako pada insan transportasi kali ini merupakan yang terakhir dari seluruh rangkaian kegiatan yang sama, yang sebelumnya sudah digelar di sejumlah kota di Jawa Timur.

“Hari ini, penyaluran sembako pada insan transportasi di wilayah Surabaya dan Sidoarjo merupakan yang terakhir. Sebelumnya kegiatan yang sama sudah digelar di sejumlah kota dibantu kawan-kawan PC NU setempat,” terang Afif Amrullah.

Secara keseluruhan, lanjut Afif ada sekurangnya 5.000 paket sembako yang disediakan bagi para insan transportasi atau para sopir angkutan kota yang telah dibagikan melalui mekanisme penyaluran langsung berdasarkan daftar nama dari para koordinator sopir di masing-masing kota.

“Khusus hari ini, sesuai daftar yang kami terima, kami salurkan sekitar 200 paket sembako. Harapan kami bisa membantu kawan-kawan insan transportasi untuk kebutuhan sehari-hari menjelang Idulfitri,” tambah Afif.

Yang menarik, pelaksanaan penyaluran sembako ini dilakukan tanpa antrean. Masing-masing penerima sembako masuk ke dalam angkutan umum sesuai wilayah masing-masing, lalu diberikan paket sembako oleh para petugas Lazisnu.

Para insan transportasi saat menerima penyaluran sembako di halaman sekretariat Lazisnu Jawa Timur wajib tetap memakai masker dan tidak diperbolehkan berkerumun. Masing-masing angkutan umum langsung bergeser setelah menerima penyaluran sembako.

Kusnan sopir angkutan Waru – Krian mengaku beruntung menerima bantuan sembako dari Lazisnu kali ini. Lantaran penghasilan memang terus merosot seiring belum pulih dan usainya pandemi Covid-19.

“Penghasilan dari angkutan kota minum sekali. Makin hari tambah sepi. Beruntung kalau masih bisa makan buat sehari-hari. Bantuan seperti ini sangat bermanfaat. Bisa buat sehari-hari untuk keluarga juga. Pandemi ini kapan ya selesai?,” ujar Kusnan.(tok/frh/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Jumat, 1 Maret 2024
32o
Kurs