Jumat, 1 Juli 2022

Jokowi Perintahkan Jajarannya Memastikan Kesiapan Pembukaan Penerbangan Internasional di Bali

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Jokowi Presiden memberikan pengarahan kepada Forkopimda Bali, Jumat (8/10/2021), di Kantor Gubernur Bali, Kota Denpasar. Foto: Biro Pers Setpres

Pemerintah berencana membuka jalur penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mulai 14 Oktober 2021.

Pembukaan penerbangan internasional itu bagian dari upaya menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Pulau Dewata.

Pembukaan pintu masuk penerbangan dari luar negeri sangat penting, karena sumber utama perekonomian Bali sektor pariwisata.

Dalam kunjungan kerja di Provinsi Bali, Jumat (8/10/2021) sore, Joko Widodo Presiden memerintahkan pemangku kepentingan melakukan persiapan sebaik-baiknya.

Di hadapan para pimpinan daerah Bali, Jokowi mengingatkan supaya mereka mempesiapkan detail seluruh aspek, mulai dari infrastruktur serta protokol kesehatan supaya Covid-19 tetap terkendali.

Sehingga, dunia internasional bisa melihat kalau Indonesia mampu mengelola, serta mengendalikan pandemi dengan manajemen yang baik di lapangan.

“Kita harus siapkan secara detail infrastruktur, sehingga wisatawan datang, tetapi kasus Covidnya tetap terkendali,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dipegang Jokowi, setahun belakangan wisatawan yang datang ke Bali sangat sedikit.

Wisatawan asing menurun drastis sekitar 97 persen. Wisatawan domestik turun 27 persen, dan tingkat keterisian kamar hotel di bawah 20 persen.

Lebih lanjut, Presiden berharap seluruh pemangku kepentingan di Bali belajar dari pengalaman negara lain menghadapi wabah Virus Corona, terutama pentingnya disiplin protokol kesehatan, dan vaksinasi.

Jokowi bilang, kasus baru dan angka kematian akibat Covid-19 di sejumlah negara kembali melonjak, karena pada waktu kasus aktifnya mulai menurun dan aktivitas ekonomi dibuka, tidak diimbangi dengan kecepatan vaksinasi.

Sementara, di negara yang tingkat vaksinasinya tinggi, angka kasus kematian akibat infeksi Virus Corona tetap rendah.

“Disiplin protokol kesehatan itu sangat menekan angka penyebaran Covid, dan vaksinasi sangat menentukan dalam proses  menuju kehidupan normal baru,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi Presiden mengapresiasi vaksinasi di Provinsi Bali yang sudah mencapai 98 persen dosis pertama, dan lebih dari 80 persen penduduk yang menerima dosis kedua.

Tapi, Kepala Negara meminta Pangdam dan Kapolda setempat meningkatkan jumlah peserta vaksinasi di beberapa wilayah, sebelum pintu kedatangan orang dari luar negeri dibuka.

Kemudian, Jokowi juga menginstruksikan peningkatan testing dan tracing di sejumlah daerah di Bali, semisal di Kabupaten Bangli dan Karangasem.

Dengan persiapan yang matang di berbagai aspek, Presiden optimistis keputusan pemerintah membuka jalur penerbangan internasional menuju Bali akan berdampak baik dari sisi ekonomi, serta tetap aman dari ancaman Covid-19.(rid/dfn/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Jumat, 1 Juli 2022
30o
Kurs